in

Ribuan Orang Ikuti Kirab Merah Putih di Pemalang, Habib Luthfi : Indonesia Tidak Mudah Dipecah Belah

Pemberangkatan Kirab Merah Putih dari Lapangan Mariko Randudongkal menuju ke Alun-alun Moga, Selasa (14/3/2023). (Foto : pemalangkah.go.id)

 

HALO PEMALANG – Ribuan orang yang terdiri atas TNI, polri, pelajar, mahasiswa, banser dan ormas lainnya di Kabupaten Pemalang, mengikuti kirab merah putih dengan rute dari Lapangan Mariko Randudongkal menuju ke Alun-alun Moga, Selasa (14/3/2023).

Kirab dihadiri ulama kharismatik yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Forkopimda Kabupaten Pemalang dan para Kapolres, Dandim, Danlanal se Eks Karesidenan Pekalongan.

Sebelum kirab dimulai, diawali dengan apel jam pimpinan TNI dan polri, serta silaturahmi kebangsaan se eks Karesidenan Pekalongan.

Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, menyampaikan tausiahnya bahwa Apel Silaturahmi Kebangsaan dan Kirab Merah Putih ini, bertujuan untuk membangkitkan kehormatan bangsa, harga diri bangsa dan jati diri bangsa.

“Sehingga kita bawa ke mana-mana bahwa kita bangsa yang besar, terhormat dan tidak mudah digoyahkan dengan bentuk apapun,” kata Habib Luthfi, seperti dirilis pemalangkah.go.id.

Saat menyampaikan tausiah, Habib Luthfi mengungkapkan perasaan bangga, karena bisa bersatu, berkumpul untuk memberikan sebuah penegasan, bahwa Indonesia tidak bisa dipecah belah.

“Kita bisa bersatu, berkumpul di tengah-tengah ini memberikan suatu jawaban yang luar biasa ternyata Indonesia tidak mudah dipecah belah,” tutur Habib Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Habib Luthfi juga mengajak kepada warga masyarakat Indonesia agar mengkirabkan merah putih bahwa Indonesia satu dan tidak bisa dijual belikan atau ditukar dengan apapun.

“Mari kita kirabkan, tunjukkan bukan semata-mata kirab ini untuk membangkitkan bangsa kita,” ajaknya.

Selepas apel dilakukan pembentangan bendera merah putih sepanjang 1000 meter dari lapangan Mariko Randudongkal menuju Jalan Raya seputar Randudongkal dan finish di lapangan Mariko lagi. (HS-08)

MTs Muhammadiyah 07 Kejobong Raih Juara di Popda Purbalingga

Tingkatkan Kemandirian Masyarakat Jadi Tema Pembangunan Pemalang