HALO REMBANG – Rembang Symphoni Fest 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku seni, komunitas kreatif, serta pelaku UMKM untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.
Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Rembang tersebut, menjadi salah satu agenda puncak Hari Jadi Ke-285 Kabupaten Rembang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, seperti dirilis rembangkab.go.id, mengatakan penyelenggaraan Rembang Symphoni Fest, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah, dalam memberikan ruang berkarya bagi para seniman lokal sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni musik, komunitas kreatif, UMKM, dan masyarakat untuk berkolaborasi menghadirkan hiburan bagi masyarakat,” kata Isti.
Menurutnya, festival musik tersebut memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar menghadirkan hiburan.
Kehadiran ribuan masyarakat di kawasan Alun-alun Rembang turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi media promosi pariwisata Kabupaten Rembang.
Dengan menghadirkan pertunjukan yang berkualitas, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi wisata dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Rembang.
“Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Isti menambahkan, salah satu keunggulan Rembang Symphoni Fest adalah memberikan kesempatan kepada musisi lokal untuk tampil di panggung yang sama dengan musisi nasional.
Kesempatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus memperluas pengalaman para pelaku seni daerah.
Pada penyelenggaraan tahun ini, penonton disuguhkan penampilan Warastra, Dea Devina, Sekar Dirgantara, hingga grup musik Pendhoza yang sukses menghibur ribuan masyarakat hingga penghujung acara.
Antusiasme masyarakat yang memadati Alun-alun Rembang menunjukkan bahwa festival tersebut telah menjadi salah satu agenda hiburan yang dinantikan setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Rembang.
Ke depan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berharap Rembang Symphoni Fest dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat ekosistem seni dan budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata, meningkatkan kunjungan masyarakat, menggerakkan UMKM, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang.
Penutupan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang, dengan menggelar Rembang Symphoni Fest 2026 di Alun-alun Rembang, belum lama ini.
Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun untuk menikmati konser musik yang menghadirkan musisi lokal hingga nasional.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi untuk menyaksikan penampilan Warastra, Dea Devina, Sekar Dirgantara, hingga grup musik Pendhoza yang menjadi penampil utama pada malam puncak perayaan.
Selain dapat dinikmati secara langsung, pertunjukan juga disiarkan melalui kanal YouTube Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang sehingga masyarakat yang tidak hadir tetap dapat mengikuti jalannya acara.
Bupati Rembang, Harno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Rembang Symphoni Fest 2026, mulai dari panitia pelaksana hingga unsur pengamanan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Dinas Pariwisata beserta jajarannya dan seluruh pihak yang membantu, khususnya pihak keamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP,” kata Harno, seperti dirilis rembangkab.go.id.
Ia menilai kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci terselenggaranya kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan mampu menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Harno juga mengajak masyarakat menikmati seluruh rangkaian acara dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
“Saya menghimbau kepada seluruh yang hadir untuk bisa menikmati Symphoni Fest 2026. Selamat menikmati dan mari bersama-sama menjaga keamanan,” katanya.
Suasana semakin hangat ketika Bupati Harno menyapa masyarakat dengan penuh keakraban. Ia mengucapkan selamat Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang sekaligus menyampaikan doa dan harapan bagi masyarakat.
“Semoga yang masih jomblo bisa mendapatkan jodoh yang baik. Dirgahayu Kabupaten Rembang. Rembang maju, Rembang sejahtera,” ucapnya yang disambut tepuk tangan dan tawa penonton.
Penyelenggaraan Rembang Symphoni Fest menjadi penutup seluruh rangkaian Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang yang selama beberapa pekan diisi berbagai kegiatan budaya, olahraga, pameran UMKM, hingga hiburan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Rembang berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama peringatan hari jadi dapat terus menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan daerah menuju Rembang yang semakin maju dan sejahtera. (HS-08)


