HALO TEGAL – Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar kegiatan istighotsah dan doa bersama, sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal, di Pendopo Amangkurat, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal, tokoh agama, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, pimpinan BUMD se-Kabupaten Tegal, ketua partai politik, perwakilan organisasi keagamaan, serta unsur masyarakat.
Acara diawali dengan shalat tarawih berjamaah, dilanjutkan istighotsah dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon perlindungan dan keberkahan bagi Kabupaten Tegal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, selaku ketua panitia kegiatan, dalam laporannya menyampaikan bahwa istighotsah ini merupakan wujud ikhtiar batin di tengah berbagai bencana alam, yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal dalam beberapa waktu terakhir.
“Bencana yang terjadi menimbulkan kerugian baik materi maupun nonmateri. Melalui kegiatan ini, kita memohon kepada Allah Swt agar Kabupaten Tegal senantiasa diberikan perlindungan, serta para korban bencana diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan,” kata dia, seperti dirilis tegalkab.go.id.
Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Akhmad Kholid.
Pada kesempatan tersebut, diputar video capaian pembangunan yang telah ditorehkan Pemerintah Kabupaten Tegal selama satu tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Bupati Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa tayangan video tersebut bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan refleksi perjalanan satu tahun memimpin Kabupaten Tegal.
“Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, renovasi rumah tidak layak huni, perbaikan dan renovasi sekolah, hingga program Sadesa (Satu Desa Satu Sarjana) yang merupakan investasi bagi generasi muda Kabupaten Tegal di masa mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, istighosah dan doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar kepada Allah SWT agar Kabupaten Tegal senantiasa mendapatkan perlindungan, semakin maju, tangguh, dan luwih apik.
Ia mengaku tidak terasa satu tahun masa kepemimpinan telah dilalui. “Saat video tadi ditampilkan, saya merasa terharu. Ternyata sudah satu tahun kami memimpin Kabupaten Tegal, terasa sangat cepat. Karena itu saya selalu berpesan kepada para Kepala OPD untuk bekerja cepat dan responsif. Jika tidak cepat, akan banyak keluhan dari masyarakat. Waktu akan terbuang sia-sia jika kita hanya menunggu tanpa kreativitas,” tegasnya.
Bupati Ischak juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal atas dukungan yang diberikan selama ini.
Dukungan tersebut, menurut dia menjadi energi dan semangat bagi dirinya bersama Wakil Bupati untuk terus bekerja lebih baik.
Ia menyadari bahwa sebagai pemimpin terdapat konsekuensi pengorbanan, termasuk berkurangnya waktu bersama keluarga.
“Sebagai pemimpin kita harus siap dengan segala konsekuensi. Kita harus siap menderita demi masyarakat. Bekerja baik pun akan tetap menjadi sorotan, apalagi jika tidak maksimal,” ujarnya.
Terkait kondisi bencana, Bupati menegaskan bahwa ujian yang terjadi tidak hanya dialami Kabupaten Tegal, tetapi juga wilayah lain di bawah kaki Gunung Slamet.
Ia meyakini setiap ujian yang diberikan merupakan tanda bahwa Allah SWT menilai umat-Nya mampu menghadapinya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah agenda pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan, di antaranya percepatan perbaikan Jalan Raya Margasari serta rencana perbaikan Jalan Yamansari–Bojong yang telah dianggarkan pada tahun ini.
Selain itu, ia menginformasikan bahwa Kabupaten Tegal kini telah memiliki Kantor Imigrasi yang sementara menempati Gedung Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan keimigrasian.
“Dengan berbagai kolaborasi dan jejaring bersama Pemerintah Pusat, insyaallah kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tegal,” kata dia. (HS-08)


