in

Rebut Piala Susy Susanti, Tim U-19 Putri PB Djarum Cetak Sejarah di Polytron Superliga Junior 2023

Tim U-19 putri PB Djarum juara di Polytron Superliga Junior 2023 dan merebut Piala Susy Susanti.

HALO SPORT – Tim U-19 putri PB Djarum menjadi yang terbaik setelah mengalahkan PB Jaya Raya 3-1 di laga final Polytron Superliga Junior 2023 di GOR Djarum, Magelang, Minggu, 14 Mei 2023. Mereka pun mencetak sejarah dengan merebut Piala Susy Susanti.

Tim PB Djarum memang kurang berprestasi di Superliga Junior. Sejak kejuaraan yang mengadaptasi format Piala Thomas dan Piala Uber ini digelar sejak 2016, klub tersebut jarang mengangkat trofi.

Prestasi terbaik mereka pada gelaran 2018. Saat itu, tim U-17 putri PB Djarum merebut Piala Yuni Kartika. Sedangkan tim U-19 putra memenangi Piala Liem Swie King.

Tahun berikutnya atau 2019, PB Djarum gagal total dan kejuaraan didominasi Exist Badminton Club dan PB Jaya Raya. Ini menjadi kejuaraan yang terakhir sebelum dihentikan karena pandemi.

Saat kembali digelar pada 2023, PB Djarum menunjukkan dominasi. Klub yang bermarkas di Kudus ini sudah merebut Piala Hariyanto Arbi untuk kategori U-17 putra.

Selanjutnya, PB Djarum tampil sebagai juara di kategori U-19 putri. Ini menjadi sejarah karena untuk kali pertama mereka bisa membawa Piala Susy Susanti, legenda bulu tangkis Indonesia. Susy meraih deretan trofi dan medali bergengsi mulai emas Olimpide 1992, All England, juara dunia sampai membawa Indonesia memenangi Piala Uber dua kali.

Duel final U-19 putri sesungguhnya merupakan ulangan pertarungan di penyisihan grup. Saat itu, PB Djarum menang telak 5-0 pada laga pamungkas Grup X.

PB Jaya Raya mengubah strategi dengan tidak menurunkan Natiqotul Wardah Filkaromah di tunggal pertama. Sebaliknya, Azzahra Melani Arjisetya yang tampil sebagai tunggal pertama menghadapi Aura Ihza Aulia.

Strategi itu berjalan mulus dan Jaya Raya memetik poin pertama setelah Azzahra menang dua gim langsung 21-18, 21-19. Namun sukses di nomor itu tak diikuti rekannya, pasangan Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini yang menggantikan Chelsea Da Silva Yogia/Chelsea Putri Mairera Sensa

Ganda PB Djarum Bernadine Anindya Wardana/Velisha Christina menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menang 21-18, 21-13 atas Ariella Naqiyyah/ Rachel Agnesia Sabatini dalam tempo 40 menit.

PB Djarum berbalik unggul setelah tunggal kedua Sausan Dwi Ramadhani yang tampil di partai ketiga mengalahkan Natiqotul Wardah Filkaromah lewat pertarungan ketat 12-21, 21-17, 21-14.

Partai keempat yang mempertemukan pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melawan Nabila Cahya Permata/Ayu Reva Olivia Damayani menjadi penentuan. Ganda dari PB Djarum yang keluar sebagai pemenang setelah Isyana/Rinjani menang 21-18, 21-18. Mereka menutup babak final dengan skor 3-1. PB Djarum pun juara.

“Kami bersyukur karena bisa membawa Piala Susy Susanti untuk kali pertama. Terima kasih kepada atlet-atlet yang telah berjuang. Begitu pula suporter yang mendukung kami, dan tim yang mendukung kami meraih hasil maksimal,” kata pelatih PB Djarum Maria Elfira Christina.

Maria mengakui tim tak mudah menjalani laga final meski pada pertemuan sebelumnya mereka menang 5-0. Perubahan strategi dengan menurunkan formasi berbeda dari PB Jaya Raya sesungguhnya tak mempengaruhi konsentrasi pemain.

Namun saat tunggal pertama mengalami kekalahan, Maria hanya berusaha membangkitkan semangat pemain ganda yang tampil di partai kedua.

“Tentu kami ketar-ketir setelah mereka unggul di partai pertama. Harus diakui hasil di partai pertama itu bisa menentukan partai berikutnya. Apalagi, mereka turun dengan formasi yang berbeda,” ujarnya.

Sementara, tunggal kedua Sausan Dwi Ramadhani yang terpilih sebagai pemain terbaik menuturkan bila laga melawan Natiqotul Wardah memang tak mudah. Dalam pertarungan tiga gim berlangsung selama satu jam tujuh menit menjadikan sebagai pertandingan terlama di babak final.

“Pada awalnya saya sempat tegang sehingga mengalami kekalahan. Namun saya berusaha menenangkan diri agar bisa bermain lepas. Hasilnya, saya menunjukkan permainan terbaik dan memenangkan pertandingan,” ucap Sausan.(HS)

Diduga Bacaleg Gunakan Mobil Dinas Saat Mendaftar ke KPU, Ini Tanggapan Bawaslu Kendal

Ganjar Puji Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi: Tugas Kita Melanjutkan dan Melakukan Percepatan