in

Realisasi Belanja Belum Maksimal, Pemkab Kendal Genjot Prioritas Pembangunan 2023

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat memberikan sambutan, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) APBD Kabupaten Kendal Triwulan I Tahun Anggaran 2023, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (11/5/2023).

HALO KENDAL – Pemkab Kendal menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) APBD Kabupaten Kendal Triwulan I Tahun Anggaran 2023, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (11/5/2023).

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya saat membuka Rakor menegaskan, rakor sebagai bentuk kontrol terhadap kinerja pemerintah daerah, sehingga pengelolaan anggaran lebih optimal dalam rangka untuk mendukung pencapaian target.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua OPD (organisasi perangkat daerah), para lurah dan para kepala puskesmas atas kinerjanya selama ini yang telah mengupayakan kegiatannya secara maksimal,” ungkapnya.

Namun, lanjut WS Basuki, perlu dilakukan evaluasi sebagai bentuk monitoring pelaksanaan APBD agar selesai secara tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan juga tertib administrasi.

Ditegaskan, saat ini sudah memasuki triwulan kedua Tahun Anggaran 2023, namun Realisasi Belanja APBD tahun 2023 belum maksimal. Yaitu sampai dengan tanggal 3 Mei 2023 sebesar Rp 591.325.643.341 atau hanya 22,9 persen dari Pagu Anggaran sebesar Rp 2.582.065.763.290.

“Dalam rangka untuk mewujudkan pelaksanaan APBD secara tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan didukung oleh tertib administrasi, maka salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan melakukan pengendalian yang intensif, baik melalui rapat koordinasi, konsultasi maupun monitoring dan evaluasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas,” tandas Wabup.

Yang tidak kalah pentingnya, lanjut WS Basuki, adalah di tengah era transparansi dituntut akuntabilitasi di semua aspek, yaitu akuntabilitas dalam mekanisme pelaksanaan, administrasi dan pertanggungjawaban, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sehingga pelaksanaan kegiatan tidak menimbulkan permasalahan di masa yang akan datang,” beber Wabup.

Dirimya juga berpesan, yang harus diperhatikan kepada semua Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Puskesmas, dalam pelaksanaan kegiatan di tahun 2023 ini adalah supaya menyusun perencanaan dengan indikator kinerja yang terukur.

“Cermati setiap kegiatan dan anggaran kas yang telah dibuat agar semua berjalan seimbang dan tidak terjadi penumpukan pencairan anggaran pada triwulan keempat,” pesan Wabup.

Selanjutnya, menyelesaikan pemaketan Rencana Umum Pengadaan (RUP) barang/jasa dan mengumumkan kepada masyarakat umum melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP), supaya proses pengadaan barang/jasa segera bisa dilaksanakan.

Kemudian, meningkatkan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan melalui koordinasi internal di SKPD secara rutin; dan tetap berinovasi dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki untuk pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal di masa yang akan datang.

“Kepada saudara yang realisasinya masih rendah atau belum memenuhi target, agar dapat memanfaatkan waktu ini dengan efektif dan ekstra dalam mewujudkan pelaksanaan APBD secara tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan didukung oleh tertib administrasi,” imbuh WS Basuki.

Sebagai penutup Wabup berharap, melalui rapat koordinasi ini, dapat menjadi forum koordinasi untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sampai bulan Mei 2023, serta mencari solusi atas kendala, masalah, maupun hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kendal selama ini dalam rangka mewujudkan pembangunan Kendal yang lebih baik lagi.

“Sekali lagi, saya tegaskan, penyerapan anggaran harus maksimal dan pembangunan terutama peningkatan perekonomian secara merata, yang berkualitas, sesuai dengan visi misi pembangunan Kabupaten Kendal, yaitu Kendal Handal, Unggul, Mpakmur dan Berkeadilan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabag Administrasi Pembangunan, Giri Kusuma dalam laporannya menyampaikan prioritas pembangunan Tahun 2023.

“Berdasarkan RJPMD Kabupaten Kendal, Tahun 2021 – 2026, Pembangunan Kabupaten Kendal Tahun 2023 menitikberatkan kepada peningkatkan kompetensi sumber daya manusia menjadi sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut, lanjut Giri, maka RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2023, tema pembangunan adalah “Competitive Kendal” dengan arah kebijakan pembangunan diprioritaskan pada “Optimalisasi SDM di Kabupaten Kendal yang Berdaya Saing, Berkarakter dan Handal”.

Dengan prioritas kegiatan, pembangunan Masjid Agung Kendal, pembangunan GOR dan Youth Center, Penataan dan Pembangunan DTW Curugsewu, pembangunan RTH Boja, pembangunan RTH Kaliwungu (lanjutan), pembangunan Pasar Weleri I, pembangunan kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan, penyempurnaan dan penataan Gedung Perpustakaan Daerah, rekonstruksi jalan Ngasinan – Ringinarum (DAK), rekonstruksi jalan Kalices – Sojomerto (DAK).

“Selanjutnya, rehabilitasi Jaringan Irigasi di Wonorejo Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan dengan DAK bidang irigasi dan pembangunan Embung Poktan Karya Utama Desa Gondang, Kecamatan Limbangan,” imbuh Giri.

Dari 12 prioritas tersebut baru ada tiga yang sudah dimulai fisiknya, yaitu pembangunan Masjid Agung Kendal, penyempurnaan dan penataan Gedung Perpustakaan Daerah dan pembangunan kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Hal tersebut, lanjut Giri, disebabkan, kegiatan di OPD mengalami pergeseran anggaran. Sehingga pelaksanaan kegiatan setelah perbup pergeseran terbit, yaitu setelah tanggal 3 Maret 2023.

Selain itu, pelaporan SP2D OPD pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) aplikasi SIPD tidak bisa otomatis, banyak tahapan yang harus dilalui seperti upload scan dokumen A2 dan seterusnya

“Apabila hal ini tidak dilaksanakan oleh bendahara OPD maka realisasi anggaran tidak terekam aplikasi SIPD, sehingga menyebabkan laporan realisasi anggaran SIPD tidak sama dengan realisasi anggaran OPD,” lanjutnya. (HS-06)

 

Tingkatkan Kompetensi Pelaku Pariwisata, Pemkab Wonosobo Gelar Pelatihan Digital Branding

Intip Rekomendasi Destinasi Negara Tetangga dari Tiket.com