in

Ratusan Lembaga Olahraga di Kabupaten Semarang Terima Dana Hibah

Penyerahan dana hibah untuk lembaga olahraga yang dikelola masyarakat, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Disdikbudpora, Sukaton Purtomo Priyatmo mewakili Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (24/10/2023). (Foto : semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Semarang, memberikan dana hibah kepada sekitar 1.000 lembaga olahraga, yang dikelola masyarakat di wilayahnya.

Penyerahan dana hibah untuk lembaga olahraga yang dikelola masyarakat, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Disdikbudpora, Sukaton Purtomo Priyatmo mewakili Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (24/10/2023).

Adapun penerima diwakili oleh pengelola lembaga olahraga dari Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bergas dan Bawen.

Ikut serta menyerahkan anggota DPRD Umar Sujadi dan Lily Sri Wachiduni Choiriyah.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Murtiningsih menjelaskan sampai awal triwulan keempat tahun 2023, sebanyak 615 lembaga yang telah menerima dana hibah, masing-masing menerima Rp 5 juta.

Menurutnya, tahun ini Pemkab Semarang menyediakan dana hibah untuk seribu lembaga olahraga masyarakat.

Kepala Disdikbudpora, Sukaton Purtomo Priyatmo mewakili Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, saat sambutan mengharapkan dana tersebut dapat dimanfaatkan sesuai proposal pengajuan. Sehingga dapat mendukung kegiatan olahraga masyarakat.

“Bantuan ini wujud dukungan Pemkab Semarang memajukan kegiatan olahraga yang dilakukan masyarakat. Sehingga dapat menjadi sehat,” ujarnya, seperti dirilis semarangkab.go.id.

Anggota DPRD Umar Sujadi, berharap bantuan dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ahmad Bagus, salah satu wakil penerima mengungkapkan kegembiraannya.

“Rencananya dana hibah akan dibelikan kostum tim, jaring dan bola,” kata pegiat olahraga sepak bola dan bola voli ini. (HS-08)

Mutu Vanili Kabupaten Semarang Penuhi Standar Pasar Global

Ada Infiltrasi Paham Radikal, Sekda Jepara Minta PNS Tak Terpengaruh