HALO DEMAK – Munculnya gundukan pasir di pantai Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, membawa berkah bagi warga desa setempat.
Kemunculan pulau seluas lebih kurang 60 hektare, yang kemudian diberi nama Arnavat ini, kini menjadi salah satu objek wisata pantai yang banyak dikunjungi.
Banyak pelancong yang penasaran dengan keberadaan pulau arnavat, sehingga mereka menyempatkan diri untuk datang ke tempat itu, terutama pada hari libur,
Di pulau baru itu, pengunjung banyak yang menikmati pemandangan luas dan bermain butiran pasir di pantai.
Kepala Desa Surodadi, Supriyanto menyampaikan, pulau tersebut awalnya sering muncul dan hilang, seiring pasang dan surut air laut.
”Oktober tahun lalu saya datangi lagi dengan kondisi sudah menebal. Sebelumnya munculnya masih datang hilang,” kata Supriyanto, Kamis (11/1/24), seperti dirilis demakkab.go.id.
Ditambahkan Supriyanto, dirinya bersama tim Polairud Polda Jateng, juga pernah mendatangi pulau tersebut, saat mencari lokasi untuk penanaman mangrove, dalam rangka menyongsong HUT Polairud.
Untuk diketahui, nama Arnavat yang disematkan pada pulau baru itu, juga berkaitan dengan polisi perairan.
Arnavat Dharpa Mahe (Karena di Laut Kami Bangga), merupakan semboyan kepolisian perairan (Polair).
Lokasi munculnya pulau tersebut, menambah destinasi wisata baru di wilayah pesisir pantura.
Keindahan alam dan sensasi luar biasa akan didapatkan jika mengunjungi pulau ini. Bagaimana tidak, Untuk menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 2 kilometer dari balai desa ini pengunjung harus menaiki perahu.
Dengan biaya Rp 10 ribu per orang, sudah naik perahu menyusuri sungai sambil memandang perkampungan nelayan dan Hutan mangrove.
Sesampainya di pulau dapat melakukan aktivitas bermain air dan butiran pasir. (HS-08)