in

PT KSS Pati Berencana Bangun Rumah Sakit di Mayong, DKK Jepara Sarankan di Welahan atau Kalinyamatan

 

HALO JEPARA – Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit tipe C di wilayahnya. Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan jajaran komisaris utama PT Keluarga Sehat Sejahtera (PT KSS) Pati, di Ruang Command Center Setda Jepara, Jumat, (15/7/2022).

Agenda ini merupakan pertemuan perdana Pemerintah Kabupaten Jepara dan PT KSS Pati.

Turut hadir pula dalam rapat Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Muh Ali; perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda), Nira M; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Ary Bachtiar; dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Hery Yuliyanto.

Edy Supriyanta mengatakan, rumah sakit yang akan dibangun tersebut, nantinya harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dia juga meminta agar rumah sakit tersebut memberikan berbagai kemudahan bagi peserta BPJS, dan pelayanannya selalu ramah serta mengutamakan senyum.

“Kita juga akan kaji lagi tapi peraturan normatif mohon dipatuhi. Tenaga kerja mohon dari orang Jepara,” kata Pj Bupati Jepara.

Herry Poerwanto, selaku Komisaris Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera Pati, mengatakan bahwa pertemuan ini dalam rangka memohon izin pada Pemerintah Jepara, untuk mendirikan rumah sakit tipe C, dengan kapasitas 102 tempat tidur.

“Rencananya akan kami dirikan di Kecamatan Mayong,” kata Herry.

Direktur RS Keluarga Sehat (RSKS) Group, Kevin Kurniawan menjelaskan bahwa akan ada dua gedung yang dibangun awal.

Pertama gedung empat lantai untuk laboratorium, radiologi, dan farmasi, poliklinik rawat jalan, kebidanan, rawat inap, ICU, PICU, NICU, dan kamar bedah.

Adapun bangunan kedua, adalah gedung dua lantai untuk ruang isolasi, bangsal infeksi, dan bangsal non infeksi.

Layanan unggulan yang ditawarkan adalah trauma center. Spesialisasi lain di RSKS yang akan dibangun ada di bidang kebidanan, bedah, penyakit dalam, dan anak.

Ada pula ortopedi dan instalasi medik, sehingga tenaga kerja yang banyak ada di seputar Mayong dapat terfasilitasi pada saat terjadi kecelakaan akibat kerja dan trauma center.

Plt Kepala DKK, Muh Ali menyarankan adanya pemerataan layanan kesehatan di Jepara.

“Rumah sakit di Jepara sudah ada enam, dan di Mayong sudah terdapat rumah sakit tipe C, harapannya terjadi pemerataan, sehingga disarankan pembangunan dapat dilakukan di Welahan atau Kalinyamatan,” ungkap Ali.

Senada dengan DKK Jepara, Bappeda Jepara pun menggarisbawahi adanya pemerataan pembangunan rumah sakit. Studi kelayakan rumah sakit baru, diprioritaskan ada di Kalinyamantan, Welahan, dan Bangsri .

Kepala DPUPR Jepara Ary Bachtiar menambahkan rencana pembangunan harus disesuaikan tata ruang. Aspek tata ruang perlu diperhatikan. Jangan sampai ada permasalahan.

Kepala DPMPTSP Jepara Hery Yuliyanto pun turut mendukung investasi yang akan dikembangkan melalui rumah sakit tersebut.

“Kami melihat ekonomi di Mayong tertinggi di Jepara, sehingga dari sisi kebutuhan pelayanan kesehatan, investasi ini memang perlu,” kata dia. (HS-08)

Gelar Razia di Delapan Desa, Tim Gabungan di Demak Tak Dapati Rokok Ilegal

Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Jepara Dilantik