
HALO SEMARANG – Eks penyerang Timnas U-19 Septian David Maulana resmi berseragam PSIS, Senin (21/1/2019). CEO PSIS, AS Sukawijaya mengaku bersyukur dengan upaya yang dilakukan oleh manajemen. Dia mengakui membawa pulang wonderkid asal Semarang itu tidak mudah. Kedatangan Septian David ke PSIS Semarang membutuhkan waktu yang sedikit lama. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh alasan negosiasi.
“Kalau proses negosiasi sebenarnya tidak berat, karena Septian David memang ingin balik ke Semarang,” ungkap Yoyok Sukawi, Senin (21/01/19).
“Kemudian pembicaraan lanjut soal harga, dia ingin kelas Timnas. Lalu kami sampaikan minta waktu akan mencarikan uang dulu dan akhirnya kami sepakat bekerja sama.
Nominal besar yang dikeluarkan oleh PSIS Semarang untuk mendapatkan Septian David tentu berbanding lurus dengan ekspektasi yang diharapkan kepada bintang berusia 22 tahun itu.
“Alhamdulillah, kami sukses membawa kembali ‘wonderkid’ ke rumah. Saya akui tidak mudah, namun Septian David Maulana anak yang baik, punya keinginan kuat untuk pulang,” ucap Yoyok Sukawi.
Selain sukses mendatangkan Septian, Yoyok mengaku tidak mudah juga mempertahankan pemain PSIS yang menghantar timnya naik ke papan tengah kompetisi Liga 1 2018. Masing-masing memiliki tantangan berbeda, apalagi pemainnya sebelumnya hanya dipandang sebelah mata.
“Sebagian besar masih bertahan, namun beberapa memutuskan mencari tantangan baru diklub lain, tidak masalah karena ini sepak bola profesional, pemain dan pelatih datang dan pergi silih berganti,” imbuhnya.
Sementara itu, Septian David Maulana mengaku senang bisa bergabung PSIS. Apalagi dirinya merupakan pemain kelahiran asli Kota Semarang.
“Alhamdulillah, pastinya senang. Siapa sih yang enggak senang membela tim dari kota kelahirannya? Semua orang pasti menginginkan main di kota kelahirannya termasuk saya sendiri. Kalau dulu saya hanya bisa nonton PSIS di tribune, sekarang bisa bermain untuk PSIS,” tandasnya.
Setelah resmi berseragam PSIS, Septian David Maulan ingin membawa klub berlogo Tugu Muda itu juara Liga 1 2019. Dia berjanji akan tampil maksimal memberikan performa terbaik untuk PSIS.
“Saya berharap bisa membawa PSIS ke peringkat lebih baik, syukur-syukur bisa juara,” katanya.
Sebelumnya bersama Mitra Kukar musim lalu, Septian mencetak enam gol dan tiga asist dalam 21 pertandingan yang dilakoni. Di PSIS, Septian berpotensi berduet dengan Hari Nur Yulianto menjadi tombak kembar untuk mendobrak pertahanan lawan.(HS)