HALO SEMARANG – Seorang pria bernama Yusuf Asmi alias Singo (29) warga Petolongan, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang nekat menusuk tukang parkir gara-gara tak mau tanggungjawab helem orang hilang.
Akibat perbuatannya, korban bernama Dedy Irawan warga Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang ini mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya karena tusukan senjata tajam jenis belati.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Pahlawan tepatnya depan Kantor Gubernur Jateng ketika ada acara musik di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Rabu (17/7/2024) malam.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, peristiwa ini dipicu setelah tersangka memaksa korban untuk bertanggungjawab atas kehilangan helm. Karena korban tak bersedia, kemudian tersangka awalnya memukul menggunakan pegangan belati.
“Korban diminta tersangka untuk tanggungjawab bahwa ada seorang perempuan kehilangan helm, di area parkir yang dijaga korban. Karena korban tidak mau tanggungjawab. Tersangka jengkel hingga memukul korban dengan gagang pisau belati, lalu menusuk korban,” ujarnya saat rilis kasus, Kamis (18/7/2024).
Lebih lanjut dirinya menyebut bahwa korban mengalami luka tusuk di bagian samping perut sebanyak dua kali dan punggung dua kali. Lalu korban dibawa temannya ke RS Kariadi.
“Setelah insiden itu tersangka sempat melarikan diri. Namun, sekitar dua jam setelah kejadian, tersangka berhasil diamankan di rumah temannya dan dibawa ke Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya. (HS-06)