HALO SEMARANG – Presiden RI Prabowo Subianto, mengungkapkan berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia, dan mengajak masyarakat untuk berani menghadapi tantangan, rintangan, dan ancaman.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya dalam acara pelantikan Presiden dan Wapres RI, pada sidang paripurna MPR RI, Minggu (20/10/2024).
“Sejarah kita adalah sejarah yang penuh dengan kepahlawanan dan pengorbanan. Keberanian tidak hanya ada pada para pemimpin, tetapi juga pada rakyat yang menghadapi segala tantangan,” kata Presiden Prabowo.
Ia juga menegaskan bahwa sumpah yang diucapkannya akan dijalankan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan kekuatan.
“Kami akan memimpin Republik Indonesia dengan tulus, mengutamakan kepentingan seluruh bangsa Indonesia,” tambahnya.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa dirinya, bersama Wakil Presiden, akan menjalankan kepemimpinan negara dengan sebaik-baiknya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengangkat masalah korupsi. Menurut dia, masih banyak kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terjadi di Indonesia.
Dia pun mengingatkan agar seluruh pejabat pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat menghindari praktik korupsi karena menyebabkan kesengsaraan rakyat.
Prabowo juga menyampaikan soal swasembada pangan dan swasembada energi. Ia mengatakan Indonesia akan mencapai target swasembada, dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.
Secara khusus dia menyebutkan bahwa dirinya yakin swasembada pangan akan tercapai pada sekitar 2028 atau 2029.
Dia juga mengemukakan tentang hilirisasi pada semua komoditas, yang dimiliki Indonesia.
Dia menekankan agar nilai tambah dari semua komoditas itu harus menambah kekuatan ekonomi Indonesia.
Turut hadir dalam acara pelantikan presiden dan wakil presiden tersebut antara lain Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-6 Tri Sutrisno, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wakil Preseiden RI ke 11 Budion. Selain itu tampak Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, atau utusan khusus negara-negara sahabat. (HS-08)