in

Potensi Singkong di Kendal, Diharapkan Bisa Memenuhi Kebutuhan Industri Makanan

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar seminar optimalisasi produksi singkong untuk kebutuhan industri makanan di Kabupaten Kendal, di Gedung Abdi Praja Kabupaten Kendal, Kamis (13/1/2022).

Kegiatan yang diinisiasi Baperlitbang Kabupaten Kendal tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Adji Hendra Liestyawan, serta perwakilan dari Dinas Pertanian, dan diikuti oleh masyarakat petani di Kabupaten Kendal.

Sedangkan sebagai narasumber, yaitu Bagian Umum PT Boga Makmur Gracia, Heri Suswanto, Pengelola CV Tlogo Wungu Farm, Muhammad Sobri dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Indarwati.

Dalam sambuatannya Adji Hendra Liestyawan menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi produksi singkong, dalam rangka upaya memenuhi kebutuhan industri makanan yang berlokasi di Kabupaten Kendal.

“Selain itu, untuk menggali informasi kesulitan para petani dalam produksi singkong. Sekaligus menjembatani kerja sama antara petani dalam produksi singkong dan perusahaan dalam menampung singkong dari petani,” ujarnya mewakili sambutan Plt. Kepala Baperlitbang Kendal.

Lebih lanjut Adji menjelaskan, struktur ekonomi suatu wilayah sangat ditentukan oleh besarnya peranan berbagai lapangan usaha ekonomi dalam memproduksi barang dan jasa.

“Struktur ekonomi terbentuk dari nilai tambah yang diciptakan oleh setiap lapangan usaha,” jelasnya.

Hal ini, menurutnya, menggambarkan seberapa besar ketergantungan suatu daerah terhadap kemampuan berproduksi dari setiap lapangan usaha.

Selain itu, dalam hal mendukung perkembangan industri, banyak hal yang harus disiapkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton saja.

“Salah satunya dengan menjadi penyuplai bahan baku untuk industri yang berada di Kabupaten Kendal,” imbuh Adji.

Ia juga mengungkapkan, salah satu industri yang berada di Kabupaten Kendal adalah PT. Boga Makmur Gracia yang merupakan industri makanan ringan.

Salah satu makanan ringan yang diproduksi PT. Boga Makmur Gracia adalah keripik singkong.

Namun, kata Adji, kebutuhan singkong PT. Boga Makmur Gracia dalam memproduksi keripik ini sebagian besar masih dipenuhi oleh singkong yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Kendal.

Hal ini sangat ironi, karena melihat struktur ekonomi Kabupaten Kendal selain dibentuk oleh industri pengolahan juga dibentuk oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai urutan kedua.

“Maka dari itu perlu adanya kolaborasi dari dua sektor ini agar bisa bersinergi untuk bergerak bersama, guna untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang lebih baik,” ungkap Adji.

Sementara itu, dalam paparan materinya, Bagian Umum PT. Boga Makmur Gracia, Heri Suswanto menyampaikan tentang kriteria dan kuantitas singkong dalam memenuhi bahan baku olahan makanan produksi, serta konsep kerja sama yang ditawarkan.

Narasumber lainnya Muhammad Sobri selaku pengelola CV. Tlogo Wungu Farm dalam paparan meterinya menyampaikan tentang best practice pengolahan singkong menjadi komoditas siap jual dan berkualitas.

Sedangkan dari Dinas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal menyampaikan materi tentang potensi pengembangan singkong di Kabupaten Kendal. (HS-06).

Polsek Tembalang Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat-Obatan Psikotoprika 

Kecelakaan Maut di Gajahmungkur Semarang, Pemotor Meninggal di Tempat Alami Luka Parah di Kepala