in

Potensi Jadi Sarana Edukasi dan Rekreasi, Pemkab Kendal Bakal Hidupkan RTH Kalireyeng Kebondalem

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, saat meninjau RTH Kalireyeng, Minggu (15/6/2025).

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal berupaya menghidupkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalireyeng Kebondalem Kendal untuk sarana edukasi dan rekreasi. Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat meninjau RTH Kalireyeng, didampingi sang suami, Murdoko, Minggu (15/6/2025).

“Ya ini nggak sengaja juga ke sini. Karena lagi ada kegiatan akhirusanah di pendopo. Terus Pak Murdoko ngajak, ayo mampir sini (RTH Kalireyeng) dulu, ini ada potensi yang bisa dikembangkan untuk sarana edukasi, sarana rekreasi. Dan saya lihat sarprasnya sudah lumayan, tinggal beberapa yang perlu dibenahi,” ujarnya kepada awak media.

Selain itu, Bupati menyebut, kunjungannya bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan dan mengevaluasi fasilitas serta infrastruktur yang ada di RTH Kalireyeng. Menurutnya, ada beberapa yang sudah berdiri tapi tidak diaktifkan.

“Jadi ada perbaikan-perbaikan. Apalagi ini ada tempat untuk kelompok bermain, tapi sementara gedungnya tidak dipergunakan, tetapi sementara ini menggunakan rumah warga. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk menghidupkan lagi RTH Kalireyeng,” ungkapnya.

Bupati juga menyebut, pihaknya meninjau berbagai aspek RTH Kalireyeng, mulai aliran sungai hingga fasilitas pendukung. Menurutnya, beberapa fasilitas sudah tersedia di RTH Kalireyeng, tapi perlu dibenahi.

“Ternyata ini sudah cukup lengkap. Viewnya sudah bagus, juga adem udaranya, apalagi ada pemandangan aliran sungai kecil. Ke depannya mungkin juga untuk mengurangi kepadatan aktivitas yang ada di stadion utama pada saat hari Minggu,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan, pihaknya akan menggalakkan untuk penanaman pohon Kendal di berbagai titik pada setiap hari Jumat, yang bertujuan untuk membangkitkan makna Kabupaten Kendal.

“Insya-Allah, nanti setiap hari Jumat kita akan galakkan penanaman pohon Kendal. Tapi memang bibit pohon Kendal ini sekarang sudah agak langka ya. Tapi akan kita gerakkan,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Aris Irwanto mengatakan, pihaknya mendukung upaya untuk menghidupkan kembali RTH Kalireyeng. Dirinya berharap, dengan dihidupkan lagi, bisa memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“Kalireyeng ini membentang dari Jalan Pemuda sampai Jalan Tentara Pelajar, dibangun oleh pemerintah pusat melalui Badan Keswadayaan Masyarakat atau BKM setempat. Dulu yang mengupayakan jaman Bupatinya Ibu Widya Kandi Susanti saat itu,” ujarnya.

Namun di sisi lain, lanjut Aris, dari hasil dialog dengan masyarakat dan kelurahan, pihaknya berharap, jalur pendestrian di Kalireyeng bisa dibuat sebagai jalur alternatif untuk kendaraan bermotor, saat jalan Stadion Utama mengalami kemacetan saat ada event atau kegiatan besar.

“Jadi jalur pendestrian Kalireyeng akan kita fungsikan sebagai jalan alternatif pada saat jalan stadion itu macet karena ada kegiatan besar. Nanti akan kita pindahkan ke sini, otomatis ada perbaikan atau alih fungsi pendestrian menjadi jalan. Tetapi tetap kita kondisikan untuk pejalan kaki,” ujarnya. (HS-06)

 

Polres Grobogan Kerahkan Personel Jaga Gereja saat Ibadah Minggu

Pejalan Kaki Meninggal usai Ditabrak Tronton di Kaligawe Semarang