HALO SEMARANG – Pos Indonesia telah rampung menyelesaikan penyaluran bahan pangan di Jawa Tengah. Program pemerintah untuk menekan angka stunting ini sebelumnya sudah berjalan sejak tiga bulan yang lalu.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Siti Choiriana mengatakan, total ada 322.493 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 29 kabupaten atau kota di Jateng yang telah menerima bantuan ayam karkas dan telur selama tiga bulan.
Dirinya mengklaim Provinsi Jawa Tengah adalah tertinggi dibandingkan enam provinsi lainnya di Indonesia dalam pencapaian penyaluran program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
“Jadi secara nasional kami mendistribusikan sekitar 13 juta dari 21 juta jumlah keluarga penerima manfaat. Kalau untuk stunting totalnya 1,4 juta penerima. Dan untuk area Jawa Tengah sendiri jumlahnya 22 persen dari jumlah keselurahan nasional,” ujar Ana sapaan akrabnya saat menghadiri evaluasi penyaluran CPP untuk Jateng di Kota Semarang, Senin (5/6/2023).
Dirinya mengakui tak ada kendala saat proses pendistribusian bahan pangan kepada masyarakat. Hanya saja pihaknya memiliki tugas tambahan karena harus memvalidasi data penerima bahan pangan seperti keluarga stunting dan KPM dari pusat.
“Kami selaku yang mendistribusikan selalu mengikuti data yang diputuskan dari pemerintah pusat. Kalau di lapangan kita temui misalnya orangnya sudah meninggal, kami akan berikan inputan (validasi) dan tidak akan kami berikan, justru dengan data fakta di lapangan kami membantu pemerintah untuk melakukan validasi data,” katanya.
Meski demikian, ia juga harus cepat menyalurkan bahan pangan seperti ayam dan telur agar bisa dikonsumsi dengan baik.
“Untuk pendistribusian seperti telur ini memiliki masa bagus untuk dikonsumsi hanya 14 hari, kemudian kalau ayam begitu dia keluar dari freezer juga punya waktu yang limited (terbatas),” terangnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani mengapresiasi kinerja PT Pos Indonesia selaku pendistribusi CPP, Bulog Jateng yang memegang kendali ketersediaan beras, dan ID-Food yang mengontrol CPP ayam dan telur.
“Jawa Tengah 8 Juni ini akan selesai pendistribusiannya selama kurun waktu Maret, April, Mei. Kalau daging ayam ini April Mei Juni, jadi beda satu bulan tapi yang ayam baru tahap satu,” paparnya. (HS-06)