HALO KUDUS — Dampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak semakin meluas. Sejumlah warga yang sebelumnya memilih bertahan di rumah, kini mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman dan terdekat. Salah satunya ke Kabupaten Kudus.
Setidaknya ada tiga pengungsian korban banjir Demak yang dibangun di Kudus. Yaitu di atas Jembatan Tanggulangin, Terminal Induk Jati Kudus, dan Balai Desa Jati Wetan.
Hal itu membuat Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kudus, Ny Nadia Dydit DS, turun langsung melaksanakan bhakti sosial dengan membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan sembako di lokasi pengungsian korban bencana banjir di Terminal Induk Kudus, Jumat (9/2/2024).
Menurut Kapolres, kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana banjir yang kini tengah berada di lokasi pengungsian.
Sehingga, pihaknya menyalurkan berbagai kebutuhan makanan dan minuman kepada para pengungsi. Mulai dari nasi kotak, sembako, mi instan, susu, selimut, pampers, dan vitamin.
“Bantuan kemanusiaan yang kami salurkan sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak banjir yang terjadi di wilayah Karanganyar Demak,” ujar Kapolres Kudus.
Tak pelak, bantuan disambut antusias oleh para pengungsi. Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semoga banjir dapat segera surut agar masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa.
Selain bantuan sembako dan dapur umum, lanjut Kapolres, pihaknya juga membuka posko pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir Demak di lokasi pengungsian (Terminal Induk Kudus).
AKBP Dydit menegaskan, Polres Kudus bergerak cepat dengan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terdampak banjir.
Selain itu, pihaknya juga membuka Posko Kesehatan, nantinya Tim Dokkes Polres Kudus juga melakukan pemeriksaan kesehatan dengan turun langsung menemui pengungsi, dan memberikan penanganan medis jika ada yang sakit.
“Diharapkan dengan adanya posko kesehatan, warga korban bencana banjir dapat terpantau kesehatannya, dan semoga bencana segera berlalu,” tandas Kapolres.
Sementara itu, salah seorang warga pengungsi, Siti mengaku, dirinya dan pada pengungsi sangat terbantu dengan adanya bantuan logistik dari Polres Kudus.
“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari pak polisi, kami dan warga pengungsi lainnya sangat terbantu. Semoga banjir segera surut dan kami bisa kembali lagi ke rumah,” ungkapnya.(HS)