HALO BREBES – Polres Brebes meluncurkan program Kapolri untuk menekan angka stunting di Kabupaten Brebes, yakni Polisi Peduli Anak (Polina), di aula Kantor Kecamatan Bulakamba, Brebes, belum lama ini.
Dalam program Polina ini, anggota Polri diterjunkan ke tengah-tengah masyarakat, untuk fokus mendata semua anak yang terindikasi stunting.
“Program Polina dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di wilayah hukum Polres Brebes,” kata Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq, dalam peluncuran Polina.
Guntur meminta agar anggota Polri di lapangan, segera berkoordinasi dengan puskesmas di wilayahnya masing-masing, untuk mendata anak-anak yang diduga masuk dalam kategori stunting.
Mereka selanjutnya akan dijadikan anak asuh, dengan memberikan edukasi dan pemenuhan gizinya.
Tak hanya itu, teruslah bergandengan tangan membangun sinergi dengan Pemkab Brebes dan instansi terkait lainnya, untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan angka stunting.
Guntur menjelaskan, angka kemiskinan ekstrem dan angka stunting di wilayah Brebes cukup tinggi.
Data Dinas terkait, angka stunting di Brebes mencapai 11.783 orang (10,53 persen) yang tersebar di 42 desa.
Tugas pokok Polina, membantu meringankan beban masyarakat. Khususnya stunting dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok masyarakat guna meningkatkan kebutuhan gizi bagi ibu hamil dan bayi.
“Program Polina Polres Brebes melibatkan seluruh personil Polres Brebes mulai dari pimpinan tertinggi Kapolres, Kabag, Kasat, Kapolsek sampai dengan jajaran Bhabinkamtibmas. Program ini merupakan salah satu bukti keseriusan dalam rangka membantu bersama-sama Pemkab Brebes menekan angka kemiskinan dan pengerdilan,” kata dia, seperti dirilis brebeskab.go.id.
Kapolres mengajak seluruh anggota Polres, menyukseskan program Polina di masyarakat, agar terbebas dari gizi buruk yang bisa menyebabkan terjadinya stunting.
Sekda Brebes, Djoko Gunawan mengakui angka stunting di Kabupaten Brebes memang cukup tinggi.
Dengan diluncurkannya program Polina dari Polri, Pemkab merasa terbantu dalam penanganan stunting di Kabupaten Brebes.
“Brebes tengah menangani dua hal penting berupa kemiskinan ekstrem dan pengerdilan. Dengan adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah Brebes dengan TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat semoga pada tahun 2024 angka kemiskinan ekstrem dan stunting bisa menurun,” ungkapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK, Sekretaris Daerah Brebes Ir Djoko Gunawan MT, perwakilan DPRD, Dandim 0713/Brebes, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kesbangpolda, Camat Bulakamba, Kades, Babinkamtibmas, serta undangan tamu lainnya. (HS-08)