in

Polisi Tangkap Pelaku Pencuri Emas Ratusan Juta Milik Warga Gunungpati Semarang

Polisi saat menangkap pelaku pencurian emas senilai ratusan juta milik Eni Kurniati, warga Jalan Kepoh, Kelurahan Nongko Sawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamsi (24/4/2025) malam. 

HALO SEMARANG – Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian emas senilai ratusan juta milik Eni Kurniati, warga Jalan Kepoh, Kelurahan Nongko Sawit, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Pelaku yang diamankan yakni seorang emak-emak berinsial DM warga Lemah Gempal, Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Tengah. Wanita berusia sekitar 55 tahun itu diamankan di rumahnya pada Kamis (24/4/2025) malam.

“Iya sudah diamankan satu orang perempuan,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, Jumat (25/4/2025).

Selain mengamankan pelaku, petugas menemukan barang bukti yang dicuri. Saat ini kasus tersebut sedang dilakukan pengembangan untuk mencari tahu apakah ada lokasi pencurian lainnya yang dilakukan DM.

“Barang bukti emas nanti dikembangkan lagi,” bebernya.

Atas perbuatannya, DM dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian. Pelaku kini terancam lima tahun penjara.

Sebelumnya, Eni diduga menjadi korban gendam oleh orang tak dikenal. Perhiasan senilai ratusan juta raib atau hilang. Peristiwa ini dialami oleh seorang ibu rumah tangga bernama Eni Kurniati pada Selasa (22/4/2025).

Dia menceritakan jika dirinya kehilangan kotak berisi dompet dimana di dalamnya ada perhiasan emas lima cincin, dua gelang dan tiga kalung. Surat-surat bukti perhiasan itu pun juga hilang.

Kejadian ini berawal setelah ada orang yang bertamu di rumahnya. Orang tak dikenal itu mengaku sebagai tetangganya yang bertempat tinggal tak jauh dari rumahnya.

Tanpa curiga, dia kemudian mempersilahkan orang itu untuk masuk ke rumahnya. Dia bahkan menuruti permintaan untuk mengambil segelas air untuk diminum. Kemudian Eni bertanya kepada perempuan itu dan dia mengaku orang Nongko Sawit.

“Saya tidak curiga soalnya saya juga ndak kenal semua orang Nongko Sawit,” katanya.

Tak berselang lama, tamu itu berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada Eni. Lalu dia tiba-tiba seperti tersadar kenapa ada orang asing yang mudah masuk ke rumahnya.

Dia pun teringat ada cincin di atas kulkas yang sempat ia letakan. Saat dicek, cincin itu masih berada di tempatnya. Namun perhiasan yang di dalam kamarnya tiba-tiba sudah hilang. (HS-06)

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan dan Dugaan Pembunuhan Setahun Silam di KM Poseidon 03

Taj Yasin Sambut Panitia Waisak-Thudong: Wujud Toleransi dan Kepedulian Lintas Iman di Jateng