HALO SEMARANG – Palang Merah Indonesia (PMI) menerima dukungan kemanusiaan dari Danone Indonesia, untuk memperkuat respons bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut berupa donasi senilai Rp1 miliar, sekitar 53.000 botol AQUA, serta produk nutrisi.
Sebagian bantuan telah dikirimkan sejak Sabtu (22/8) dan disalurkan melalui jaringan kemanusiaan PMI untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Donasi senilai Rp1 miliar tersebut akan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat terdampak berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen kebutuhan yang dilakukan PMI di lapangan.
Mekanisme ini memungkinkan bentuk bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang selama masa tanggap darurat.
Selain dukungan dana, produk bantuan yang diberikan diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan air minum aman dan dukungan nutrisi.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, seperti dirilis laman resmi PMI, pmi.or.id, baru-baru ini menyampaikan apresiasi atas dukungan Danone Indonesia, dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi berbagai pihak dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara efektif.
“Hari ini bantuannya lebih ke dana tunai, dan ini bukan pertama kalinya untuk Danone Indonesia melainkan sudah yang keenam kali. Tiap terjadi bencana, Danone Indonesia selalu hadir menyumbang. Jadi kami sangat berterima kasih, karena ini wujud nyata pelaksanaan prinsip bisnis saat ini, yaitu ESG (Environmental, Social, and Governance-Red), yang dijalankan dengan baik,” ujar Jusuf Kalla.
Dukungan Danone Indonesia, disalurkan melalui PMI, karena jaringan kemanusiaan PMI memungkinkan bantuan diarahkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.
PMI Berpengalaman
CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, mengatakan kolaborasi dengan PMI menjadi penting dalam situasi bencana karena penanganan kemanusiaan membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat.
“PMI memiliki pengalaman, jaringan, dan kemampuan kemanusiaan yang luas, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak. Karena itu, dukungan kami disalurkan melalui PMI agar dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih besar, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Bantuan dari Danone Indonesia bersama PMI disalurkan melalui sejumlah jalur sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Untuk wilayah Manggarai, bantuan disalurkan melalui jalur darat. Sementara itu, bantuan juga diperluas ke sejumlah wilayah pesisir melalui Kapal Kemanusiaan, hasil kolaborasi PMI dan Kalla Lines, yang telah bertolak pada Sabtu (22/8/2026).
Sebelumnya, pasokan air minum AQUA juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Penyaluran kemudian diperluas agar bantuan dapat menjangkau masyarakat di wilayah lain yang membutuhkan.
PMI bersama Danone Indonesia dan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk menyesuaikan penyaluran bantuan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat selama masa darurat dan tahap awal pemulihan.
Bagi PMI, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperkuat respons kemanusiaan. Kolaborasi dengan dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat membantu PMI memperluas jangkauan layanan dan memastikan bantuan dapat hadir bagi masyarakat terdampak bencana. (HS-08)


