HALO KENDAL – Ada tradisi menarik di salah satu pondok pesantren (ponpes) yang ada di Kendal, yaitu dengan menggelar upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia berdasarkan penanggalan hijriah, tepat pada 9 Ramadan 1447 H, Jumat (25/2/2026).
Trasisi upacara HUT RI tersebut berlangsung di Ponpes Salafiyah Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, yang diikuti sekitar 400 santri, dewan guru, asatidz, hingga pengurus pondok dengan khidmat.
Sejumlah elemen masyarakat Desa Karangmalang Wetan juga turut hadir, memperlihatkan kuatnya ikatan pesantren dengan lingkungan sekitar.
Pengasuh Ponpes Salafiyah, Gus Tajul Muhtarom menjelaskan, upacara peringatan HUT RI versi Hijriah sebagai agenda rutin yang sengaja dipertahankan di ponpesnya.
“Ini cara kami menanamkan kesadaran bahwa kemerdekaan bangsa adalah rahmat Allah. Ramadan menjadi momentum penguat spiritual sekaligus nasionalisme santri,” jelasnya.
Sementara Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq yang bertindak sebagai pembina upacara menilai, peringatan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cara pesantren menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.
“Upacara ini bukan seremonial belaka. Ini adalah wujud cinta tanah air yang berakar pada nilai religius. Dalam tradisi pesantren, ini dikenal sebagai hubbul wathan minal iman,” ujarnya.
Mahfud mengingatkan, kemerdekaan Indonesia adalah anugerah Allah SWT yang patut disyukuri, terlebih ketika diperingati di bulan Ramadhan.
Dirinya juga menekankan pentingnya peran santri dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Para santri adalah generasi penerus. Kemerdekaan ini harus dijaga dengan ilmu, adab, dan tanggung jawab kebangsaan,” pesan Mahfud.
Tradisi upacara HUT RI di Ponpes Salafiyah ditutup dengan penampilan dari Salafiyah Marching Band, yang juga baru saja meraih Juara 2, pada ajang internasional di Jakarta.(HS)


