HALO SEMARANG – Komisi X DPR RI saat ini telah menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 97,7 triliun.
Angka ini naik dari anggaran sebelumnya yang ditetapkan pada Surat Bersama Pagu Indikatif (SPBI) Juni lalu sebesar Rp 81,78 triliun. Dengan naiknya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut, salah satu anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi berpesan supaya anggaran tersebut dapat terserap secara maksimal dan digunakan sebagaimana mestinya.
“Komisi X telah setuju untuk anggaran Kemendikbudristek. Pesan saya tentu anggaran ini dapat digunakan sebagaimana mestinya dan terserap secara benar,” tutur Yoyok Sukawi usai menghadiri rapat paripurna terkait pembicaraan tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2022 di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Yoyok Sukawi juga berpesan terkait pendidikan karakter tetap dikedepankan dan kesejahteraan guru. “Pendidikan karakter diharapkan tetap dikedepankan dan dengan anggaran yang sudah disetujui semoga dapat lebih mensejahterakan para guru dan tenaga pendidik yang ada,” lanjut legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Dalam anggaran sebesar Rp 97,7 triliun tersebut terdapat anggaran sebesar Rp 45,02 triliun untuk membiayai pendanaan wajib dan Rp 23,44 triliun untuk pembiayaan program prioritas.
Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengatakan, bahwa di tahun 2024 mendatang menjadi kesempatan emas untuk mengakselerasi berbagai program layanan pendidikan termasuk peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran.
“Tahun 2024 menjadi kesempatan emas untuk mengakselerasi semua program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak. Selain itu, kami memastikan hampir 100 persen sekolah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” beber Nadiem dalam laman resmi Kemendikbudristek.(HS)