in

Inovasi Siaga Jiwa Jadi Upaya Kecamatan Ringinarum Kendal Tangani ODGJ

Peluncuran inovasi Siaga Jiwa Pemerinyah Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, dilaksanakan di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Senin (21/9/2026).

HALO KENDAL – Pemerintah Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal meluncurkan inovasi Siaga Jiwa (Sinergi Informasi, Aksi, Gerakan dan Advokasi Jiwa), dalam menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Langkah tersebut diambil, untuk merubah dari pola penanganan setelah kasus terjadi menjadi upaya kolaboratif lintas sektor.

Peluncuran inovasi Siaga Jiwa dilaksanakan di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Senin (21/9/2026).

Sekretaris Kecamatan Ringinarum Ari Rostina, penggagas inovasi Siaga Jiwa, mengatakan selama ini penanganan ODGJ cenderung dilakukan secara terpisah dan setelah kasus muncul.

Menurutnya, melalui inovasi tersebut, berbagai unsur akan berada dalam satu tim untuk memperkuat koordinasi.

“Kalau sebelumnya penanganan itu terpisah, biasanya setelah terjadi kasus baru ditangani. Koordinasinya kurang. Jadi Siaga Jiwa ini nanti membentuk tim kolaborasi lintas sektoral,” ujar Ari.

Tim tersebut, lanjutnya, melibatkan kecamatan, puskesmas, kepolisian, TNI, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan hingga karang taruna.

Ari menjelaskan, setiap unsur memiliki tugas sesuai perannya yang diatur melalui standar operasional prosedur (SOP).

“Kerjanya secara sinergi bersama-sama melalui SOP yang ada. Siapa melakukan apa, itu nanti ada SOP-nya,” jelasnya.

Ari menyebut, Siaga Jiwa juga akan mendukung program kesehatan yang telah berjalan di puskesmas, termasuk pengembangan posyandu yang berkaitan dengan kesehatan jiwa.

“Puskesmas menangani aspek kesehatan, sementara tim Siaga Jiwa memperkuat penanganan dari sisi kesehatan jiwa dan koordinasi lintas sektor,” katanya.

Ari menambahkan, tim tersebut nantinya diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut apabila ditemukan kasus ODGJ di desa. Penanganan akan dilakukan berdasarkan hasil observasi terhadap kondisi masing-masing kasus.

“Semua kasus ODGJ dapat tertangani dengan cepat. Kalau di masing-masing desa ada kejadian atau kasus ODGJ, tim Siaga Jiwa akan konsisten, cepat, tepat dalam penanganannya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Kecamatan Ringinarum menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan ODGJ.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 129 ODGJ berat di wilayah Kecamatan Ringinarum.

“Teman-teman Ringinarum ini yang menggagas inovasi Siaga Jiwa, Sinergi Informasi, Akses, Pelayanan dan Advokasi Jiwa. Ini tentunya sebagai wujud untuk kolaborasi lintas sektor dengan penjaga ODGJ di Kabupaten Kendal,” ujar Bupati.

Menurutnya, melalui peluncuran Siaga Jiwa diharapkan memperkuat pelayanan ODGJ, khususnya di Ringinarum, dengan melibatkan kecamatan, pemerintah desa, OPD terkait, lembaga, organisasi dan seluruh elemen masyarakat.

“Harapannya kolaborasi lintas sektor ini berjalan dengan baik di Kabupaten Kendal, khususnya di wilayah Kecamatan Ringinarum,” ungkap Bupati. (HS-06)

Buka Jambore Karang Taruna, Kadinsos PPPA Banjarnegara Ungkap Relevansi dengan Kekeringan

Demi Keberlangsungan Usaha Nelayan, Ahmad Luthfi Dukung Penuh Penindakan BBM Ilegal