in

Pertama Kali Masuk Nominasi Lima Besar PPD Nasional, Bupati Kendal : Awal dari Prestasi

Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Nasional Tahun 2026, di gedung Abdi Praja, Setda Kendal, Senin (7/6/2026).

HALO KENDAL – Setelah meraih predikat Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Kabupaten Kendal kini melaju sebagai salah satu dari lima daerah terbaik yang mengikuti Penilaian Tahap II PPD Tingkat Nasional Tahun 2026.

Keberhasilan menembus lima besar nasional menjadi bukti komitmen Pemkab Kendal dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, tata kelola pemerintahan yang baik, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Pada PPD tahun ini mengusung tema “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah”. Tim Penilai Nasional melakukan evaluasi terhadap kualitas dokumen perencanaan pembangunan, capaian pembangunan daerah, tata kelola pemerintahan, hingga berbagai inovasi dan program unggulan yang dijalankan oleh masing-masing daerah.

Anggota Tim Penilai Nasional, Ika Retna Wulandari menjelaskan, Penilaian Tahap II PPD merupakan proses penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan daerah telah sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah disusun.

“Penilaian penghargaan pembangunan daerah ini, bertujuan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi terkait capaian pembangunan daerah, kualitas dokumen perencanaan, dan proses penyusunan perencanaan, serta program-program unggulan yang telah dijalankan,” jelasnya, saat sesi penilaian di gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (7/6/2026).

Ika Retna menambahkan, terdapat tiga tahapan utama dalam proses penilaian PPD, yaitu evaluasi dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi lapangan.

“Melalui tahapan tersebut, kami memastikan keselarasan antara perencanaan, implementasi program, dan hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sesi wawancara dan verifikasi, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, proses penilaian mencakup berbagai aspek pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

“Penilaian diawali dengan verifikasi terhadap kualitas dokumen perencanaan yang disusun oleh organisasi perangkat daerah (OPD), kemudian dilanjutkan dengan wawancara bersama para pemangku kepentingan, termasuk kawasan industri yang berperan dalam mendukung program-program pembangunan melalui inovasi pendanaan di luar APBD,” ujarnya.

Bupati menyebut, penilaian ini menjadi momentum penting bagi Kendal. Menurutnya, penilaian merupakan awal dari sebuah prestasi karena untuk pertama kalinya Kendal berhasil menjadi nominasi lima besar tingkat nasional.

“Alhamdulillah atas pencapaian tahun ini. Beberapa tahun lalu, bahkan Kabupaten Kendal belum pernah masuk dalam sepuluh besar. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pembangunan daerah,” ungkapnya. (HS-06)

Gelar Nobar Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Polresta Surakarta Hadirkan Fun Game hingga Doorprize Menarik

2 Atlet Taekwondo dan Sepak Takraw Kendal Lolos PPOP Jawa Tengah