HALO BANJARNEGARA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Diseminasi Kepalangmerahan, bagi pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara, di Sasana Abdi Praja Setda Banjarnegara, belum lama ini.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kepalangmerahan, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kapasitas pengurus PMI kecamatan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.
Mewakili Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Amalia Desiana, Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami saat membuka kegiatan menegaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, PMI memiliki tugas membantu pemerintah dalam berbagai bidang kemanusiaan.
“PMI memiliki tugas membantu pemerintah dalam pelayanan kebencanaan, pelayanan kesehatan, pelayanan darah, bantuan bagi korban konflik, pembinaan relawan, serta penyebaran informasi kepalangmerahan,” ungkap Noor Tamami, seperti dirilis banjarnegarakab.go.id.
Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan seluruh tugas tersebut, PMI senantiasa berpegang teguh pada Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.
Menurutnya, pengurus PMI di tingkat kecamatan merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kemanusiaan yang harus memahami sekaligus mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip tersebut dalam berbagai situasi dan kondisi.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi, meningkatnya pemahaman dasar mengenai kepalangmerahan, serta terbangunnya keselarasan arah kerja sesuai visi PMI, yaitu profesional, bersinergi, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Noor Tamami menambahkan, rakor dan diseminasi kepalangmerahan menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus PMI kecamatan untuk semakin memahami tugas pokok, fungsi, dan berbagai peran strategis PMI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
Peran strategis tersebut meliputi upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, pembinaan relawan dan generasi muda, pelayanan sosial kemanusiaan, hingga penguatan organisasi agar mampu berjalan secara dinamis dan selaras dengan tujuan bersama.
Sementara itu, Ketua Panitia, M Masduki Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar pengurus PMI di seluruh kecamatan sehingga terbangun jejaring kerja yang semakin solid.
“PMI adalah organisasi yang bergerak atas dasar kesukarelaan dan kepedulian. Semakin solid koordinasi kita, semakin besar manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan berbagai misi kemanusiaan,” katanya.
Masduki menjelaskan bahwa selama kegiatan peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas pengurus, antara lain mengenai kepalangmerahan, tugas pokok dan fungsi PMI, pembinaan relawan serta generasi muda, hingga prosedur dan langkah-langkah mitigasi bencana.
Seluruh materi disampaikan langsung oleh jajaran pengurus PMI Kabupaten Banjarnegara yang membidangi masing-masing materi.
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Banjarnegara berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara PMI Kabupaten dan PMI Kecamatan dalam mendukung tugas pemerintah di bidang sosial kemanusiaan.
“Kami berharap ke depan sinergi yang telah terjalin dapat semakin erat sehingga PMI mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal kepada masyarakat Kabupaten Banjarnegara, sejalan dengan tagline ‘PMI Banjarnegara Bergerak Bersama Masyarakat’,” kata Masduki. (HS-08).


