HALO KENDAL – Sebanyak 572 atlet muda ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo Bupati Kendal Cup 2026 di GOR Kendal Sport Center, Sabtu (12/9/2026). Ajang ini menjadi salah satu ruang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet taekwondo potensial di Kabupaten Kendal.
Kejuaraan yang diikuti pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat tersebut mempertandingkan nomor Kyorugi dan Poomsae dalam berbagai kategori.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, kejuaraan tersebut bukan sekadar arena untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, Bupati Kendal Cup diharapkan mampu membentuk atlet muda yang memiliki semangat juang, kedisiplinan, serta komitmen untuk terus berkembang.
Hal itu disampaikan Dyah Kartika saat menutup Kejuaraan Taekwondo Bupati Kendal Cup 2026, Sabtu sore.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kendal, saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada segenap pengurus Taekwondo Indonesia, para atlet, pelatih, wasit, juri, panitia, serta seluruh pihak yang telah terlibat dan bekerja keras dalam menyukseskan kejuaraan ini,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sekaligus potensi generasi muda Kendal dalam mengembangkan prestasi olahraga, khususnya taekwondo.
“Kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam upaya melahirkan generasi atlet taekwondo yang memiliki semangat juang tinggi, disiplin, serta komitmen untuk terus menjadi yang terbaik dan meraih prestasi,” katanya.
Dyah Kartika juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Kendal, pelatih, dan atlet yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang POPDA Jawa Tengah 2026.
Dalam ajang tersebut, kontingen taekwondo Kendal berhasil membawa pulang tiga medali emas, empat perak, dan enam perunggu.
“Prestasi ini merupakan hasil pembinaan yang penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk berprestasi,” tuturnya.
Kepada atlet yang berhasil meraih juara dalam Bupati Kendal Cup 2026, Dyah Kartika menyampaikan selamat. Ia meminta capaian tersebut tidak menjadi titik akhir, melainkan modal untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil naik podium, ia meminta agar tidak berkecil hati.
“Teruslah mengasah kemampuan, berlatih dengan sungguh-sungguh, dan jangan pernah berhenti belajar. Kemudian tumbuhkan jiwa besar untuk menerima hasil pertandingan serta memberikan apresiasi atas keberhasilan peserta lain. Itu merupakan karakter yang luar biasa,” pesannya.
Ia berharap Bupati Kendal Cup dapat terus digelar secara rutin dan kualitas penyelenggaraannya semakin baik dari tahun ke tahun.
“Semoga melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi semakin erat, persaudaraan semakin kuat, dan semangat guyub rukun dalam mengembangkan prestasi cabang olahraga taekwondo di Kabupaten Kendal terus terjaga,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab TI Kendal Wibowo Heru Setiyawan mengatakan, Bupati Kendal Cup merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun pembinaan olahraga yang terarah, berjenjang, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kejuaraan tersebut rutin digelar setiap tahun dengan melibatkan atlet pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
“Tahun ini kejuaraan diikuti 572 atlet dari 35 Dojang/Club se-Kabupaten Kendal. Mereka berkompetisi dalam kategori festival, semi prestasi, dan prestasi,” kata Heru.
Untuk menjaga kualitas pertandingan, pihaknya melibatkan 39 wasit. Sebanyak 32 wasit berasal dari luar daerah dan tujuh lainnya dari Kabupaten Kendal.
Para wasit tersebut telah memiliki lisensi daerah maupun lisensi wasit nasional. Selain itu, seluruh peserta juga mendapatkan perlindungan melalui BPJS.
Heru menjelaskan, pada kategori Pra Cadet kelas festival, Pra Cadet A menghasilkan 21 juara dan 21 peringkat kedua. Sementara Pra Cadet B menghasilkan 43 juara dan 43 peringkat kedua.
Untuk Pra Cadet C kelas festival, terdapat 40 juara dan 44 peringkat kedua. Pada kelas semi prestasi tercatat 12 juara, 11 peringkat kedua, dan tiga peringkat ketiga. Sedangkan kelas prestasi menghasilkan tujuh juara, tujuh peringkat kedua, dan lima peringkat ketiga.
Pada kategori Cadet, kelas festival menghasilkan 43 juara dan 42 peringkat kedua. Kelas semi prestasi menghasilkan 22 juara, 22 peringkat kedua, dan 21 peringkat ketiga. Sementara kelas prestasi menghasilkan 15 juara, 14 peringkat kedua, dan 14 peringkat ketiga.
Adapun kategori Junior kelas festival menghasilkan 24 juara dan 23 peringkat kedua. Kelas semi prestasi menghasilkan 10 juara, sembilan peringkat kedua, dan empat peringkat ketiga. Sedangkan kelas prestasi menghasilkan 12 juara, 11 peringkat kedua, dan lima peringkat ketiga.
Heru berharap Bupati Kendal Cup tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan atlet hingga mampu membawa nama Kendal ke tingkat Jawa Tengah, nasional, bahkan internasional.
“Dari Kabupaten Kendal kita bina, dari Kabupaten Kendal kita berprestasi, dari Kabupaten Kendal kita harumkan nama Indonesia. Taekwondo Kendal jaya, berprestasi, dan bermartabat,” pungkasnya.(HS)


