in

Pergi jika Tak Menemukan Kesepakatan

HALO SEMARANG – Mason Mount memilih pergi dari Chelsea jika tak menemukan kesepakatan soal perpanjangan kontrak.

Negosiasi antara gelandang 24 tahun itu dan manajemen The Blues berlangsung alot.

Kontrak Mount bakal berakhir pada Juni 2024, tetapi sejumlah tim sudah mengantre di tengah ketidakjelasan nasibnya.

Rival Si Biru di Liga Primer Inggris, Liverpool, adalah satu dari sekian klub yang berkeinginan untuk merekrutnya.

The Reds butuh gelandang kreatif untuk menatap musim depan.

Mason sebenarnya masih ingin bertahan di Stamford Bridge.

Namun, pemain berkebangsaan Inggris itu meminta kenaikan gaji dan ini yang menjadi penghalang terjadinya kesepakatan.

Mount menjadi bagian penting di dalam skuad Chelsea sejak menembus tim inti pada 2019.

Sayang, musim ini menjadi periode yang tak terlalu baik baginya jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, Mason telah berkembang menjadi salah satu pemain kreatif di Premier League.

Si Merah bisa memanfaatkan situasi ini dengan menawarkan kepindahan ke Anfield.

Kendati faktor gaji akan menjadi penghalang negosiasi, adanya kejelasan visi yang ditawarkan Liverpool dinilai bisa membuat Mount tertarik.

Manajer Chelsea Graham Potter ingin Mount tetap bertahan.

Namun, Potter menyerahkan keputusan itu pada pemain kelahiran Portsmouth ini.

Musim ini The Blues gagal total, bahkan di Premiership untuk sementara hanya berada di papan tengah. (HS-06)

Syekh Puji Diperiksa Polda Jateng Terkait Kasus Dugaan Pernikahan Anak di Bawah Umur

Ikut Memburu Si Mesin