HALO SEMARANG – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah, terus dikebut. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan mulai dari venue, akomodasi, transportasi, keamanan, hingga layanan kesehatan terus dimatangkan.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan secara umum kesiapan penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 telah mencapai sekitar 90 persen.
“Kita sudah siapkan dan koordinasi terus. Secara progres bisa dibilang 90 persen sudah siap,” kata Sumarno seusai melaporkan perkembangan persiapan MTQ Nasional ke-31 kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (18/8/2026).
MTQ Nasional ke-31 akan berlangsung pada 11-20 September 2026. Setelah logo, maskot, dan tema resmi diluncurkan pada 26 Juni lalu, panitia terus mempercepat penyiapan berbagai fasilitas pendukung.
Penyelesaian venue dan fasilitas ditargetkan rampung paling lambat 7 September 2026. Persiapan juga mencakup titik kedatangan kafilah dari 38 provinsi, akomodasi peserta, serta pelayanan bagi tamu VIP dan VVIP.
Salah satu titik yang mulai ditata adalah kawasan Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, yang akan menjadi lokasi pembukaan MTQ Nasional. Penataan venue mulai dilakukan pada Selasa (18/8/2026).
Selain venue, kesiapan pendamping kafilah juga terus diperkuat. Para pendamping telah ditunjuk dan akan mendapatkan pelatihan agar mampu memberikan pelayanan kepada kafilah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dari sisi keamanan, sekitar 6.180 personel gabungan disiapkan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian MTQ Nasional ke-31.
Sementara layanan kesehatan diperkuat dengan 224 tim kesehatan serta dukungan sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Semarang. Rumah sakit yang disiapkan antara lain RS Nasional Diponegoro, RS Telogorejo, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro, dan RS Adhyatma.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Malam Ta’aruf pada 11 September 2026. Selanjutnya, Pawai Ta’aruf digelar pada pagi 12 September, sebelum acara pembukaan pada malam harinya di Lapangan Pancasila Simpang Lima.
Pawai Ta’aruf akan melibatkan kafilah dari 38 provinsi serta peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Sementara itu, perlombaan MTQ akan berlangsung selama rangkaian kegiatan dan dijadwalkan berakhir pada 19 September. Seluruh rangkaian MTQ Nasional ke-31 akan ditutup pada 20 September 2026.
Sumarno menegaskan, pengecekan kesiapan akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan berjalan sesuai rencana.
“Tentu saja kita harus lakukan check dan recheck lagi sampai hari H untuk memastikan semua siap sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran memastikan setiap detail penyelenggaraan dipersiapkan secara profesional. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan kafilah serta tamu undangan harus menjadi perhatian utama.
“Ini adalah event nasional. Persiapkan semua dengan baik, apalagi ini tinggal beberapa pekan saja. Semua harus profesional,” tegas Luthfi.
Sekda Kota Semarang Handi Priyanto mengatakan, Pemkot Semarang mendapat tanggung jawab dalam pelaksanaan opening dan closing ceremony MTQ Nasional ke-31.
Menurut Handi, persiapan pembukaan sudah mulai berjalan, termasuk penataan Lapangan Pancasila Simpang Lima. Kawasan tersebut akan dikosongkan dari berbagai kegiatan lain selama masa persiapan hingga berakhirnya gelaran MTQ.
“Venue Simpang Lima untuk pembukaan dan closing sudah berproses mulai hari ini, karena persiapan untuk opening memakan waktu cukup lama. Lapangan Simpang Lima sudah mulai dikosongkan dari kegiatan lain sampai nanti selesai gelaran MTQ,” jelasnya.
Kesiapan juga dilakukan sektor perhotelan. Hotel-hotel di Kota Semarang mulai mempersiapkan pelayanan untuk menyambut kafilah dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Tak hanya menjadi lokasi utama pelaksanaan MTQ, Kota Semarang juga akan diramaikan berbagai kegiatan pendukung. Pemprov Jawa Tengah bersama Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah agenda, antara lain festival rebana, kegiatan kaligrafi, fashion show, mini Dugderan, khataman Al-Qur’an massal, gerakan bersih-bersih masjid, Festival Kota Lama, Job Fair, hingga Seminar Nasional.
Dengan persiapan yang kini memasuki tahap finalisasi, Jawa Tengah menargetkan MTQ Nasional ke-31 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh kafilah dan tamu yang datang ke Kota Semarang.(HS)


