HALO BATANG – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning, Kecamatan Kandeman, akhirnya berhasil dipadamkan setelah penanganan marathon selama hampir 22 jam.
Guna memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi kebakaran susulan, Bupati Batang M Faiz Kurniawan turun langsung meninjau area gunungan sampah di TPA Randukuning, Kabupaten Batang, Senin (14/9/2026).
Insiden kebakaran yang terjadi di lahan seluas 5.000 meter persegi ini, kali pertama dilaporkan oleh petugas keamanan TPA, Minggu (13/9/2026) siang.
Upaya pemadaman berlangsung hingga Senin pagi pukul 11.00 WIB, dengan melibatkan 21 personel gabungan dari Damkar, BPBD, Polresta Batang, Kodim hingga relawan warga.
Bupati Faiz mengapresiasi gerak cepat tim di lapangan dalam mengendalikan situasi, mengingat lokasi TPA berada cukup dekat dengan pemukiman penduduk.
“Ya alhamdulillah ini betul-betul memastikan titik-titik api. Karena kondisi cuaca angin begitu cepat menyebar, sehingga lokasi ini kan lumayan dekat dengan pemukiman warga. Kebakaran ini tak hanya titik penyebaran, tapi juga efeknya tidak bagus. Tapi alhamdulillah teman-teman kerja cepat dan memadamkan kejadian,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Mengenai pemicu awal amukan si jago merah, pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Musim kemarau dan fenomena El Nino yang diprediksi masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan menjadi perhatian serius Pemkab Batang. Berkaca dari alotnya proses pemadaman yang sempat terkendala pasokan air, Faiz menegaskan bakal ada evaluasi total terkait kesiapsiagaan armada dan penambahan posko darurat,” terangnya.
Faiz juga menyebutkan, kesiapsiagaan dari Pemkab, kesiapan infrastruktur, alat dan sebagainya harus diperbaiki.
Maka dari itu, pihaknya akan menyiapkan lokasi-lokasi pemadam dan posko kendaraan pemadam agar bisa standby.
Dia juga menyebutkan, musim kemarau kering yang dipengaruhi oleh El Nino ini, kemungkinan masih akan berlangsung 3 sampai 4 bulan ke depan, sehingga kondisinya harus segera disiapkan.
“Tak hanya penanganan jangka pendek, peristiwa ini juga memicu percepatan rencana evaluasi fungsi TPA Randukuning secara menyeluruh. Ke depan, Pemkab Batang berencana mengalihkan beban pembuangan ke lokasi lain seperti TPBST Randukencana, serta mengubah TPA Randukuning menjadi kawasan pengolahan sampah berbasis TPS3R,” tegasnya.
TPA ini mungkin masih akan berfungsi, tetapi tidak akan seketat dulu. Pemkab Batang sedang menjalin komunikasi untuk pemanfaatan TPBST di Randukencana. (HS-08)


