in

Pemkab Temanggung Ikuti Evaluasi Program Gerakan Menuju Smart City

Para pimpinan organisasi perangkat daerah Pemkab Temanggung mengikuti evaluasi Program Gerakan Menuju Smart City Tahun 2022, secara virtual di aula Dinkominfo, Jl Jend Sudirman, Kabupaten Temanggung, Kamis (6/10/2022). (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Kabupaten Temanggung menjadikan Program Temanggung Bebas Sampah, sebagai andalan smart environment (lingkungan yang cerdas) dalam program Smart City.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Temanggung, Samsul Hadi, dalam Evaluasi Program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2022.

Evaluasi di Kabupaten Temanggung dilaksanakan secara virtual di aula Dinkominfo, Jl Jend Sudirman, Kabupaten Temanggung, Kamis (6/10/2022).

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kepala Bappeda, Dwi Sukarmei; Kepala Dindukcapil, Bagus Pinuntun; Kepala DPRKPLH, Hendra Sumaryana; Kepala Dinpusip, Suminar Budi Setiawan; dan tim pelaksana Smart City Kabupaten Temanggung.

Adapun tim assesor terdiri atas Andiyanto (Bappenas), Paulus Insap Santosa (Dosen Fakultas Teknik UGM), Acuk (Dosen Fakultas Ekonomi Unpad Bandung), dan Win Sulistyo (UKSW Salatiga).

Lebih lanjut Samsul Hadi menjelaskan, di wilayah ini juga terdapat Dewan Persampahan Kabupaten Temanggung, yang anggotanya adalah tokoh penggiat lingkungan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Adapun sistem yang dibangun, sudah berkolaborasi dengan pemerintah desa dan DPRKPLH.

“Bupati Temanggung sebagai Ketua Dewan Smart City menggulirkan kebijakan penghargaan Maschun Sofyan Award (MSA). Beliau merupakan Bupati Temanggung di era 70-an, yang menggelorakan semangat Temanggung Bersih. Kategorinya ada perseorangan dan kelompok. Tahun 2021 Kabupaten Temanggung juga mendapat penghargaan dari Menteri Kominfo Johnny G Plate menjadi salah satu dari 100 Kabupaten yang ditetapkan sebagai kabupaten yang menuju program gerakan Smart City,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Kepala Bappeda Dwi Sukarmei dalam sambutannya, menyatakan terkait kemajuan Smart City di Kabupaten Temanggung, sudah terbentuk kelembagaan, master plan, dan implementasi prioritas kegiatan dengan berbagai aplikasi dan inovasinya.

Menurut dia, Kabupaten Temanggung tidak bisa berdiri sendiri dalam program ini.

Pengusaha, media masa, akademisi, masyarakat, dan Pemerintah Pusat, perlu saling bergotong royong menyukseskan program ini.

“Pengangguran di Kabupaten Temanggung nomor dua terbaik se-Jawa Tengah, stunting dan kemiskinan menurun drastis, prestasi dan capaian ini menjadi indikator yang luar biasa bagi Kabupaten Temanggung,” kata Dwi Sukarmei, yang juga Ketua Tim Pelaksana Smart City Kabupaten Temanggung.

Sementara itu, Andiyanto selaku tim assesor, mengapresiasi data, informasi dan langkah tim pelaksana Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Menurut dia, upaya yang dilakukan Pemkab Temanggung sudah cukup lengkap, untuk menuju program gerakan Smart City.

“Semoga target penyelesaian rancangan draft Peraturan Daerah Smart City ini bisa segera selesai dan bisa diterbitkan,” tandasnya. (HS-08)

Jembatan Gantung di Kedunggading dan di Tawang Diharapkan Terealisasi Tahun Depan

Gebyar PAUD dan PNF 2022, Ribuan Siswa Unjuk Bakat dan Keterampilan