HALO DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak, menegaskan bahwa sound horeg tidak boleh digunakan dalam kegiatan karnaval kemerdekaan, yang akan digelar pada 22 Agustus 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, dalam Talkshow Kemerdekaan bertema “Semarak Kemerdekaan di Kabupaten Demak”, yang disiarkan Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM, dipandu host Bagus, Senin (10/8/2026).
Sekda Ahmad Sugiharto yang menjadi tamu talk show bersana Kadin Pariwisata Endah Cahyarini, mengimbau seluruh peserta karnaval untuk tidak menggunakan sound horeg selama mengikuti kegiatan.
Larangan tersebut sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan, serta kondusivitas selama pelaksanaan karnaval.
Dirinya menegaskan, apabila terdapat peserta yang tetap datang dengan membawa atau menggunakan sound horeg, maka peserta tersebut diminta untuk pulang dan tidak mengikuti kegiatan karnaval.
“Untuk kegiatan karnaval tanggal 22 Agustus nanti, kami tegaskan tidak boleh ada yang menggunakan sound horeg. Kalau datang menggunakan sound horeg, kami minta untuk pulang dan tidak mengikuti karnaval,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.
Menurutnya, ketentuan tersebut perlu dipatuhi bersama agar pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Pemkab Demak berharap seluruh peserta dapat mengikuti aturan yang telah disampaikan sehingga perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Demak tetap berlangsung meriah, namun tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan bersama.
Agenda Utama
Untuk diketahui, Kabupaten Demak menyiapkan dua agenda utama untuk menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni Karnaval Kemerdekaan yang akan digelar Sabtu (22/8/2026), serta Harmoni Kemerdekaan pada Jumat (28/8/2026.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, karnaval Kemerdekaan akan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan sebagai tontonan atau hiburan tahunan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan budaya dan berbagai potensi Kabupaten Demak.
Menurut Endah, karnaval merupakan panggung besar bagi masyarakat Demak. Pemerintah berperan menyiapkan ruangnya, sementara masyarakat menjadi bagian utama yang menampilkan kreativitas dan kebanggaannya terhadap daerah.
Berbagai unsur akan terlibat dalam karnaval, mulai dari perangkat daerah, sekolah, komunitas, masyarakat.
Keterlibatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda, komunitas seni, dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas berpadu dengan identitas Demak yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, tradisi, nilai religius, serta berbagai potensi daerah.
Dari sisi pariwisata, diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara. Masyarakat yang datang menyaksikan karnaval juga diharapkan dapat menikmati kuliner lokal, membeli produk UMKM, serta tertarik mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Demak.
Harmoni Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga akan di gelar Harmoni Kemerdekaan pada Jumat (28/8/2026).
Mengusung tema “Merayakan Kemerdekaan, Menyatukan Harmoni”. Akan menjadi malam puncak perayaan kemerdekaan di Kabupaten Demak dan digelar mulai pukul 19.30 WIB di Alun-Alun Kabupaten Demak.
Harmoni Kemerdekaan dirancang dengan konsep pertunjukan malam yang atraktif dan spektakuler. Sejumlah penampilan seperti Fire Dance, Lighting Show, Light Percussion, tari kemerdekaan, Rantai Kata Harmoni, hingga Awarding Night akan menjadi bagian dari acara.
“Yang ingin kita hadirkan adalah sebuah pengalaman. Jadi bukan sekadar masyarakat datang, duduk, kemudian melihat pertunjukan. Kita ingin suasananya dibangun dari awal sampai akhir sehingga masyarakat benar-benar merasa sedang berada dalam sebuah perayaan besar,” jelasnya.
Konsep tersebut juga menjadi upaya untuk melibatkan generasi muda dalam perayaan kemerdekaan.
Menurut Endah, anak muda perlu diberikan ruang untuk berekspresi dan menunjukkan kreativitasnya dengan cara yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai budaya.
Melalui dua agenda tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak berharap perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan dampak bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat. (HS-08)


