in

Pemdes Ngampel Wetan Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

Penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak banjir dan membutuhkan di Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Senin malam (16/3/2026).

HALO KENDAL – Bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Pemerintah desa setempat menyalurkan ratusan paket bantuan bagi warga yang terdampak banjir serta masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin malam (16/3/2026) di Balai Desa Ngampel Wetan. Bantuan yang diberikan terdiri dari dua jenis, yakni paket sembako dan beras bagi warga terdampak banjir.

Paket sembako diberikan kepada kelompok masyarakat rentan seperti janda, penyandang difabel, anak yatim, lanjut usia, serta sejumlah lembaga desa. Sementara bantuan kedua berupa beras 5 kilogram disalurkan kepada sekitar 300 keluarga yang sebelumnya terdampak banjir.

Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat, terutama di tengah suasana Ramadan.

“Paket bantuan yang kami salurkan ini merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah desa kepada masyarakat di bulan suci Ramadan, khususnya bagi warga yang terdampak banjir dan membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Malik yang juga menjabat Ketua DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Kendal menjelaskan, bantuan beras diberikan karena sebagian warga terdampak banjir belum mendapatkan bantuan yang memadai.

Menurutnya, sebelumnya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kendal hanya menjangkau sekitar 10 kepala keluarga, sementara jumlah warga terdampak di Desa Ngampel Wetan mencapai lebih dari 300 KK yang tersebar di dua RW dan sebagian wilayah RW lainnya.

“Kemarin dari pemerintah kabupaten hanya memberikan bantuan kepada sepuluh kepala keluarga. Sementara warga kami yang terdampak banjir jumlahnya lebih dari 300 KK, sehingga belum mencukupi,” jelasnya.

Untuk itu, melalui rapat koordinasi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat, pemerintah desa berinisiatif menyalurkan bantuan secara mandiri bagi warga yang membutuhkan.

Dalam mekanismenya, pendistribusian bantuan dilakukan melalui masing-masing ketua RT agar penyalurannya tepat sasaran sesuai data warga terdampak.

“Bantuan kami serahkan melalui ketua RT untuk disalurkan kepada warga yang terdampak dan membutuhkan, sesuai dengan data yang sudah ada,” imbuh Malik.

Salah satu ketua RT setempat, Basori, menyebutkan di wilayahnya terdapat 21 rumah warga yang terdampak banjir. Ia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah desa terhadap warganya.

“Di wilayah kami ada 21 rumah yang terdampak banjir. Alhamdulillah warga mendapatkan bantuan dari desa berupa lima kilogram beras,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan warga penerima bantuan, Rudi Santoso, yang tinggal di RT 05 RW 02. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya setelah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa atas bantuan ini. Sangat membantu keluarga kami,” ujarnya.(HS)

Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Jalan Tol, Jateng Siapkan One Way Lokal

Banser Siaga 24 Jam di Jalur Mudik, Ansor Jateng Turun Langsung ke Posko NU