in

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Karakter, Sekda Jateng: PAUD Fondasi Masa Depan Bangsa

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat membuka Seminar Hari Anak Nasional yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (DPD PP PAUD) Jawa Tengah di Gedung Dharma Wanita Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026).

HALO SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Momen tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pengasuhan dan pendidikan anak secara menyeluruh, mulai dari lingkungan keluarga hingga satuan pendidikan.

Hal itu disampaikan Sumarno saat membuka Seminar Hari Anak Nasional yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (DPD PP PAUD) Jawa Tengah di Gedung Dharma Wanita Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi seluruh orang tua, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk kembali meneguhkan tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas sekaligus berkarakter.

“Pendidikan tidak hanya pendidikan formal, tetapi juga bagaimana membangun karakter anak secara komprehensif. Hari Anak mengingatkan kembali tanggung jawab kita sebagai orang tua terhadap anak-anak,” ujar Sumarno yang juga menjabat sebagai Pembina DPD PP PAUD Jawa Tengah.

Ia menilai, pendidikan formal harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Sebab, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai moral, akhlak, serta kebangsaan kepada anak sejak usia dini.

Sumarno juga mengapresiasi penyelenggaraan seminar bertema “Anak Indonesia Bahagia, Bangsa Sehat” tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang strategis bagi para pendidik untuk bertukar pengalaman dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.

“PAUD merupakan pondasi bagi anak-anak kita, sehingga menjadi tahapan pendidikan yang sangat strategis,” katanya.

Ia menegaskan, kualitas pendidikan pada jenjang PAUD akan sangat menentukan kesiapan anak dalam menempuh pendidikan di jenjang berikutnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua agar setiap anak memperoleh fondasi belajar yang kokoh.

Melalui pembelajaran yang tepat sejak usia dini, lanjut Sumarno, anak-anak akan memiliki kesiapan belajar, karakter yang baik, serta kemampuan sosial dan emosional yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

Sementara itu, Ketua DPD PP PAUD Jawa Tengah, Indah Sumarno, mengatakan seminar tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan menyenangkan bagi anak.

“Melalui forum ini, kami berharap para pendidik semakin memahami bahwa setiap anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang bebas dari kekerasan, menghargai keberagaman, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelajaran pada pendidikan anak usia dini harus berpusat pada kebutuhan anak. Salah satu pendekatan yang perlu terus diperkuat adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak untuk belajar melalui bermain.

Selain meningkatkan kompetensi pendidik, seminar tersebut juga menjadi wadah membangun jejaring dan kolaborasi antarlembaga PAUD guna mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan di Jawa Tengah.

Indah menegaskan, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi semua elemen.

“Keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak bisa berdiri sendiri. Ini hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara penyelenggara, pendidik, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah,” tegasnya.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan wawasan yang diperoleh di satuan PAUD masing-masing, sehingga tercipta ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas, ramah anak, dan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi setiap anak di seluruh Jawa Tengah.(HS)

Bapenda Semarang Jemput Bola Lewat “Pakde Semar Jalan-Jalan”, Layanan Pajak Hadir di 177 Kelurahan

PMI Kendal Distribusi Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan