HALO BLORA – Para pelatih muda senam jantung sehat Indonesia, diminta untuk menyosialisasikan konsep SEHAT, dari ketua Yayasan Jantung Indonesia Jawa Tengah, Sri Lestari Sudiro.
Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Blora, Achmad Nur, saat memberikan arahan kepada 30 calon pelatih muda senam jantung sehat Indonesia, yang mengikuti training di ruang pertemuan lantai 2 Bappeda Blora, baru-baru ini.
Konsep SEHAT yang dia maksud, adalah S-Seimbang dalam gizi, E-Enyahkan rokok, H-Hindari dan atasi stres, A-Awasi tekanan darah dan T-Teratur berolahraga.
Lebih lanjut Achmad Nur Hidayat, menyampaikan dengan mengikuti pelatihan ini, berarti selangkah lebih maju dalam memberikan dukungan untuk menyehatkan masyarakat.
Karena selesai pelatihan para peserta diberi sertifikat pelatih yang ditandatangani oleh Bupati Blora, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Blora, dan Ketua YJI Cabang Blora.
“Dengan sertifikat itu peserta sudah memiliki kekuatan dan dasar sebagai instruktur dalam kegiatan senam jantung sehat,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.
Sekretaris YJI Kabupaten Blora, Pipit Windri Aryati, menjelaskan pelaksanaan pelatihan merupakan kerja sama kemitraan antara YJI dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora yang menggunakan sumber dana secara swadaya dari para peserta pelatihan.
“Sangat diharapkan kegiatan pelatihan ini untuk mendukung kegiatan Germas di masing-masing Puskesmas di seluruh Kabupaten Blora,” terangnya.
Selain itu untuk memberikan spirit baru terhadap tumbuhnya kembali senam jantung sehat sampai di pelosok desa dan sangat mendukung atau berkorelasi positif bagi upaya sesarengan mbangun kesehatan masyarakat Kabupaten Blora.
“Selain sertifikat pelatih muda, peserta juga mendapat seragam kaos dan training serta souvenir Eco Enzyme,” terangnya.
Sementara itu Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Blora Subekti memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tingkat pelatih muda senam jantung sehat.
“Kiprah semacam ini merupakan langkah cerdas dan patut dilestarikan. Mengingat tanpa dukungan dana dari pemerintah daerah pengurus YJI mampu berkarya nyata untuk menyehatkan masyarakat Blora,” ungkapnya.
Subekti mengatakan sudah saatnya semua pengurus organisasi olahraga rekreasi yang tergabung dalam KORMI harus bisa mandiri dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi untuk mengolah ragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga rekreasi.
Pembukaan pelatihan dihadiri perwakilan Bank Jateng, BRI, BPE, BPH dan PNM Pati. (HS-08).