in

Pelanggan Non Domestik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Terus Naik

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo saat diwawancarai awak media, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang terus memperluas utilitas jaringan pelanggan non domestik atau rumah tangga untuk dapat melayani kebutuhan air bersih seperti kawasan industri barang dan jasa, maupun hotel untuk beralih menjadi pelanggan PDAM. Selama ini, perusahaan tersebut masih menggunakan sumur bor atau air tanah untuk memenuhi operasional kegiatannya.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo mengatakan, bahwa pihaknya terus menggencarkan sosialisasi guna melakukan subsitusi penggunaan sumur air tanah oleh industri agar beralih menjadi pelanggan PDAM. Apalagi dengan adanya pelayanan pelanggan premium untuk bisa mempercepat proses peralihan tersebut.

“Jaringan kita masih menjangkau seperti SPAM Semarang Barat untuk ngopeni wilayah Semarang Barat, lalu industri candi juga kita dorong untuk pakai air PDAM,” katanya, Kamis (2/10/2025).

“Sekarang kita sudah punya kapasitas dari sisi komersial, karena jika melihat dari 5 tahun lalu bahwa pelanggan non domestik atau rumah tangga hanya delapan persen, yang mulai bergerak menjadi 12 persen, lalu untuk kebutuhan industri saat ini telah bergeser sebesar 18 persen,” lanjutnya.

Peningkatan pelanggan dari industri dan komersial, kata Yudi, tak lepas dari aturan karena Semarang telah mempunyai Perwal No. 23 tahun 2023 tentang Zonasi Bebas Air Tanah Kota Semarang, terkait pengaturan pengambilan air bawah tanah untuk mencegah penurunan muka tanah yang ekstrem. Sehingga bagi semua kegiatan perdagangan dan jasa di wilayah Kota Semarang, yang masuk area kritis dan zona merah, harus memiliki ijin menggunakan air tanah.

“Harusnya ijin air tanah tidak keluar, selama jaringan air bersih dari PDAM masih bisa melayaninya,” pungkasnya. (HS-06)

 

Perkuat Konektivitas Antardaerah, Ahmad Luthfi Tinjau Perbaikan Jalan Wiradesa–Kajen Senilai Rp 33,348 Miliar

Tanamkan Kedisiplinan, Warga Binaan Berlatih Kepramukaan