in

Peduli Sekolah SLB di Kaliwungu, Bupati dan Founder SatuKata Peduli Serahkan CSR

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dan pimpinan SatuKata Eatery Kendal, Marcelli Lianawaty, saat menyerahkan CSR kepada SLB Swadaya di Desa Karangtengah Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Senin (2/6/2025). 

HALO KENDAL – Bupati Kendal bersama Founder SatuKata Peduli mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Swadaya yang berlokasi di Desa Karangtengah, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (2/6/2025).

Dalam acara tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari beserta Pimpinan SatuKata Eatery Kendal, Marcelli Lianawaty, disambut baik oleh Pembina Yayasan SLB Swadaya, Kirana Endita Satiyani.

Bupati dalam kesempatan itu langsung menyapa para peserta didik, baik berbincang-bincang, melihat karya, maupun melihat talenta saat mereka bernyanyi.

“Kunjungan kami hari ini adalah untuk menyapa para siswa berkebutuhan khusus yang ada di SLB  Swadaya, Desa Karangtengah, Kaliwungu. Yang mana itu sebagai bentuk perhatian kami selaku pemerintah daerah, untuk mengetahui secara langsung kondisi sekolah dan para siswa siswi di SLB Swadaya,” ujarnya.

Pada kunjungannya, Bupati sekaligus menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari SatuKata sebesar Rp 150 juta untuk pembangunan sekolah.

“Mengingat sarana dan prasarananya di SLB Swadaya Brangsong ini masih sangat terbatas, maka dari SatuKata Peduli Kendal menyerahkan donasi sebesar Rp 150 juta untuk pembangunan ruang kelas di lokasi yang baru yaitu di Brangsong. Semoga bermanfaat,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan, Pemkab Kendal melalui OPD terkait akan terus berupaya meningkatkan perhatian dan kualitas pendidikan kepada sekolah-sekolah termasuk sekolah swasta, sesuai dengan tema Hardiknas 2025 yaitu “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk semua”.

“Kami juga mengajak para pengusaha di Kabupaten Kendal, untuk bersama-sama meningkatkan pendidikan yang lebih berkualitas, bermutu, dan berdaya saing,” tandasnya.

Founder Satukata Peduli, Marcelli Lianawaty mengatakan, Satu Kata Peduli menyerahkan donasi sekitar Rp 150 juta yang dikumpulkan dari event Charity Run dan CSR guna pembangunan gedung SLB Swadaya.

“Hari ini kita memberikan donasi kepada SLB Swadaya, tujuannya untuk pembangunan gedung sekolah di tempat yang baru yaitu di Brangsong,” ujarnya.

Marcelli menambahkan, Satu Kata Peduli terus komitmen dan peduli selalu hadir untuk membantu pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kendal.

“Kita melihat sendiri SLB ini masih meminjam tempat desa, sedangkan murid mereka 153 orang. Harapannya dengan sekolah yang baru nanti anak-anak disabilitas di Kabupaten Kendal bisa mempunyai tempat belajar yang lebih nyaman dan tidak berdesak-desakan seperti saat ini supaya mereka bisa lebih berkembang sesuai kemampuan mereka masing-masing,” ungkapnya.

Marcelli juga mengajak masyarakat dan perusahaan-perusahaan di Kendal, supaya bisa bersama-sama membantu untuk kemajuan Kendal.

“Terutama di bidang pendidikan, yang mana sesuai dengan tagline SatuKata, yaitu Hidup Hanya Sekali Jadilah Berarti,” imbuhnya.

Sementara Pembina Yayasan SLB Swadaya Kirana Endita Satiyani mengucapakan terima kasih kepada Pemkab Kendal dan pihak Satu Kata Peduli yang telah memberikan perhatian kepada sekolah SLB Swadaya.

“Bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk pembangunan sekolah SLB Swadaya yang berlokasi di Desa Kebonadem, Brangsong yang mana untuk pembangunan sudah kita mulai sejak Februari lalu,” ujar Kirana.

Kirana menjelaskan, sekolah SLB Swadaya ini memang belum memiliki sekolah sendiri, hingga kini masih numpang di tanah milik Desa Karangtengah, sehingga harapannya pembangunan sekolah tersebut bisa cepat terselesaikan.

“Harapannya pembangunan sekolah SLB Swadaya yang berlokasi di Kebonadem bisa segera selesai. Sehingga anak-anak bisa lebih nyaman saat belajar, karena itu lahan dan bangunannya sudah milik yayasan,” ungkapnya. (HS-06)

 

Pemkab Blora Siap Terjunkan Puluhan Petugas Awasi Kesehatan Hewan Kurban

Pastikan Ketersediaan Lapangan Kerja untuk Masyarakat, Ahmad Luthfi Tinjau Kawasan Industri Kendal