HALO PATI – Kabupaten Pati menerima tiga penghargaan untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Nasional.
Bupati Pati, Sudewo mengatakan pada acara Penerimaan Penghargaan Kesling 2025, Rabu (10/12/2025), di Hotel Wahid Prime Salatiga, Kabupaten Pati meraih Penghargaan Mitra Bhakti Husada sebagai Juara 2 Nasional atau Terbaik 1 se-Jawa Tengah, untuk kategori Program Perlindungan Pekerja Perempuan Kemenkes yang diterapkan oleh PT Hwa Seung Indonesia (HWI) II.
Pada kesempatan yang sama, Pati juga dianugerahi Penghargaan Kabupaten Berkinerja Baik, menempati peringkat kedua se-Jawa Tengah, dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Prevalensi Stunting.
Pati juga masuk dalam daftar 197 kabupaten / kota berkinerja baik se-Indonesia pada indikator tersebut.
Bupati Sudewo mengapresiasi capaian ini sebagai bukti kerja kolaboratif seluruh jajaran.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa upaya bersama antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat berjalan pada arah yang tepat. Kami bersyukur Pati kembali mendapat pengakuan yang objektif dan terukur,” kata dia, seperti dirilis patikab.go.id.
Sebelumnya, pada 2–3 Desember 2025, Kepala Dinas Kesehatan Pati juga menghadiri Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Labkesmas Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi di lokasi yang sama.
Pertemuan itu dihadiri para Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Dalam forum evaluasi tersebut, Kabupaten Pati menerima penghargaan sebagai Kabupaten Sehat Kategori Padapa pada Penilaian Kabupaten/Kota Sehat.
Penyerahan penghargaan, Rabu (10/12/2025), dilakukan Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, diterima Kadinkes Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo.
Bupati Sudewo menegaskan bahwa capaian ini akan menjadi pemantik semangat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Pati.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi penguat komitmen agar Pati terus bekerja lebih baik. Kita ingin memastikan bahwa masyarakat menerima layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan,” kata dia. (HS-08)