in

Panen Padi di Lahan Asimilasi, Kalapas Garut : Turut Mendukung Ketahanan Pangan

Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Garut, saat panen padi beberapa waktu lalu (dok. Lapas Garut).

HALO SEMARANG – Upaya mendukung program Ketahanan Pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Garut melaksanakan panen padi sebanyak satu ton, yang mulai ditebar bibit atau tandurnya sejak 11 September 2024 lalu di lahan asimilasi.

Lahan asimilasi seluas 1.400 meter persegi dikelola oleh empat warga binaan Lapas Garut yang telah memenuhi syarat asimilasi, serta dilakukan pengawalan oleh petugas.

Kepala Lapas Garut, Rusdedy dalam rilisnya mengatakan, Lapas Garut biasa panen padi sebanyak dua kali. Bahkan pernah tiga kali panen.

Menurutnya, penanaman padi yang dilakukan oleh warga binaan ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian di Lapas Garut.

“Padi yang ditanam dilahan asimilasi Lapas dan dikelola oleh warga binaan sebagai wujud pembinaan kemandirian. Terlebih, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional,” tutur Rusdedy, Kamis (14/11/2024).

Dijelaskan, padi yang dipanen kemudian dijual ke pabrik penggilingan di wilayah Garut, dan hasilnya dimasukan ke kas negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), premi warga binaan serta sebagai modal awal penanaman padi selanjutnya.

“Semoga dengan adanya pengolaan lahan asimilasi dan membawa hasil, bisa memberikan dan membantu Program Pemerintah dalam Ketahanan Pangan, sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Rusdedy. (HS-06)

Ziarah ke Makam Istri Bareng Anaknya, Ahmad Luthfi Kenang Pesan Jaga Amanah

Satlantas Polres Kendal Raih Dua Penghargaan Kinerja Terbaik