
NENEK Yuliar (67) warga RT 12 RW 01 Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terlihat sumringah ketika menerima bantuan sembako yang diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara, Rabu (6/5/2020).
Ketika Juliari menyambangi dan membawa bantuan penanganan wabah Covid-19, nenek kelahiran Padang Sumatera Barat tersebut mengaku gembira.
Meski dia tak bisa mengungkapkan secara langsung karena harus terbaring di tempat tidurnya, tapi senyum Yuliar terlihat sempat mengembang ketika menerima bantuan.
Yuliar memang harus terbaring di tempat tidur karena tidak bisa berjalan sejak dua tahun yang lalu, dan mengaku sudah lebih dari 50 tahun tinggal di Ibu Kota.
“Sudah lama tinggal di sini?” tanya Mensos Juliari Batubara.
“Udah hampir 50 tahun”, jawabnya.
“Bu, ini saya bawa bantuan sembako dari Presiden. Pak Jokowi titip salam buat ibu sekeluarga. Kan sekarang situasi lagi sulit, orang kerja banyak yang kena PHK, banyak yang kehilangan pekerjaan. Semoga bantuan ini bermanfaat ya,” kata Mensos sambil meyerahkan sembako.
Saat ditemui usai menerima bantuan sembako dari Menteri Sosial, Efizal anak Nenek Yuliar mengungkapkan terima kasih karena mendapat bantuan langsung dari sang menteri.
Efizal juga mendoakan Presiden Jokowi agar diberikan panjang umur dan bisa selalu membantu orang yang kurang beruntung seperti dia dan keluarga.
“Terima kasih banyak sudah ada perhatian sama rakyat kecil seperti kami. Semoga dikasih sehat selalu, panjang umurnya, dan mudah-mudahan bisa terus membantu rakyat yang tidak punya seperti kami ini,” ungkapnya.
Efizal selama dua tahun memang merawat ibunya yang sudah lumpuh. Wabah corona yang melanda Indonesia, diakuinya sangat mempengaruhi ekonomi keluarganya. Apalagi selama ini Efizal merupakan tulang punggung keluarga, karena sudah menjanda beberapa tahun.
Dia pun mengaku baru pertama kali bertemu dengan Menteri Sosial yang menurutnya sangat membaur dengan rakyat kecil.
“Baru pertama kali ketemu Pak Menteri, Alhamdulillah orangnya baik dan mau membaur sama rakyat-rakyat kecil dan bisa berbagi. Mudah-mudahan tidak berhenti sampai di sini aja, ngga hanya karena musibah aja, seterusnya perhatian sama rakyat yang benar-benar terpuruk”, katanya.(HS)