HALO KENDAL – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kendal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX, yang dilaksanakan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Sabtu (3/12/2022).
Acara Musda IX MUI Kendal, dibuka oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dan dihadiri Forkopimda, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Kendal, dan Ketua MUI demisioner, KH Asroi Thohir, serta para Ulama di Kendal.
Ketua Panitia Pelaksana Musda IX MUI Kendal, M Ali Hasan mengatakan, dalam musda ada beberapa progam ke depan yang dibahas. Diantaranya, program di bidang dakwah, pendidiikan pesantren, fatwa hukum, perempuan, kesehatan keluarga, kerukunan antar umat beragama dan sebagainya.
“Semua kita bahas sesuai dengan komisi yang ada di kepengurusan MUI Kendal,” terangnya usai acara pembukaan Musda.
Sementara disinggung terkait kepemimpinan MUI Kendal, Ali menyampaikan, untuk kandidat hanya ada satu calon yakni ketua umum yang lama. Sedangkan mekanismenya melalui tim formatur, dengan 11 unsur.
“Namun nominasinya masih ketua yang lama, yang baru menjabat satu periode. Karena beliau masih kita butuhkan Dari hasil audiensi kemarin juga dibahas, Insya-Allah kepengurusan lama masih,” imbuhnya.
Ali juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Kendal, dalam memberikan dana hibah, yang setiap tahun bertambah.
“Ya kalau tanpa dana hibah, MUI tidak berjalan. Alhamdulillah ada peningkatan setiap tahunnya. Dari mulai Rp 125 juta, kemudian Rp 175 juta, dan di tahun ini menjadi Rp 225 juta,” ungkapnya.
Sedangkan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto berharap, MUI Kendal bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam
“Saya berharap, musda bisa berjalan dengan baik dan lancar, yang menghasilkan pemimpin MUI yang dapat bersinergi, dalam memajukan Kabupaten Kendal,” ungkapnya. (HS-06)