in

57 Dosen Non-PNS PTK Buddha Terima Tunjangan Profesi

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, Kemenag RI. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) Kementerian Agama, menyalurkan pembayaran Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha (PTKB), untuk periode terbaru.

Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Buddha.

Penyaluran tunjangan yang dilakukan terpusat di Jakarta, menyasar 57 Dosen Non-PNS yang telah memenuhi kriteria sertifikasi.

Proses pencairan ini berjalan sesuai jadwal, sebagai bentuk pemenuhan hak atas dedikasi para dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi  menyampaikan bahwa penyaluran tunjangan ini menjadi prioritas guna mendukung stabilitas ekonomi para dosen, agar tetap fokus dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.

“Pencairan Tunjangan Sertifikasi Dosen Non-PNS dilakukan secara konsisten satu bulan sekali. Hal ini adalah bentuk apresiasi sekaligus kehadiran negara untuk memastikan hak-hak para pendidik tersalurkan dengan baik,” jelas, baru-baru ini seperti dirilis kemenag.go.id, Sabtu (16/5/2026).

Wina Dhamayanti merupakan salah satu Dosen Non PNS pada Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa, yang baru-baru ini menyelesaikan tugas belajarnya menyebut bahwa telah menerima Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS, sejak 14 April 2026 sebesar Rp2 845.250.

Tunjangan tersebut merupakan yang pertama kali dia peroleh selama menjadi dosen di Perguruan Tinggi Swasta.

Wina juga mengucapkan terima kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama yang telah menyalurkan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS.

Menurut dia, ini sangat berarti untuk membantu perekonomian keluarga. Ia pun berharap semoga kedepannya bisa mengajukan kenaikan jabatan fungsional (jafung) sebagaimana seharusnya.

Dengan pencairan tunjangan ini, diharapkan para dosen penerima manfaat dapat terus meningkatkan kualitas pengajaran dan riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan generasi muda Buddhis yang unggul dan moderat. (HS-08)

 

 

Taj Yasin Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Pemprov Jateng Apresiasi Polri Ikut Dukung Ketahanan Pangan

Legislator di DPR Pertanyakan Lambannya Kesimpulan Penyebab Kecelakaan Tragis KRL di Bekasi