HALO SEMARANG – Sempat viral di media sosial, dan menjadi salah satu destinasi wisata populer di Semarang, Kampung Pelangi yang keindahannya mulai redup kini kembali bersolek.
Jika di Magelang terdapat wisata Nepal van Java yang terkenal dengan keindahan alam dan landscape perumahan penduduknya di lereng Gunung Sumbing, maka di Kampung Pelangi instagramable dengan keindahan warna warni yang ceria pada rumah-rumah warga.
Adapun kegiatan yang diinisiasi ini hasil kolaborasi antara DPU, Disperkim yang melibatkan peran pemuda tergabung dalam Organisasi Kepemudaan (KNPI) Kota Semarang dan warga serta pedagang. Mereka ikut bersama-sama mempercantik Kampung Pelangi.
Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, bahwa gerakan penataan dan kebersihan lingkungan di kawasan Kampung Pelangi dengan melibatkan pemuda ini, sekaligus menyemarakan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tanggal 28 Oktober.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara warga, pemerintah kota dan pelaku usaha. Pelibatan pemuda kita gerakan, untuk menjadikan Kampung Pelangi kembali menyedot wisatawan datang ke Semarang yang sempat menjadi ikon destinasi wisata,” katanya, Jumat (24/10/2025).
Pipie, sapaan akrabnya, juga menambahkan, bahwa harapannya tak hanya sekali digelar, namun diadakan lagi secara berkelanjutan.
“Apalagi Kampung Pelangi sempat menjadi percontohan kota lain dalam mengelola lingkungan sebagai destinasi wisata,” paparnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota semarang, Suwarto mengatakan, kegiatan ini untuk menyemarakan Hari Sumpah Pemuda. Dan sekaligus membersihkan lingkungan, dibarengi dengan pengerukan sedimentasi Kali Semarang. Upaya ini juga langkah penting untuk mencegah banjir.
“Dengan melibatkan peran pemuda, pedagang dan warga sekitar bersama-sama demi menjaga kenyamanan lingkungan dan estetika kota,” katanya.
Harapannya, dengan kegiatan ini Kampung Pelangi kembali ramai seperti sebelum pandemi.
“Kalau ramai, bisa berdampak bagi warga, membuat geliat ekonomi tumbuh. Mereka bisa memanfatkan untuk berjualan, membuat kerajinan dan menjadi pemandu wisata,” imbuhnya.
Wakil Ketua I KNPI Kota Semarang, Arif Rahman menyebutkan, sedikitnya ada 20 anggota KNPI yang ikut kegiatan penataan dan mempercantik Kampung Pelangi.
“Kami apresiasi peran pemuda untuk membersihkan Kampung Pelangi,” katanya.
Arif berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat kepemudaan.
“Dan sekaligus menaikkan kembali destinasi wisata Kampung Pelangi yang sempat dikenal hingga mancanegara. Semoga acara ini menjadi gerakan positif yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (HS-06)