in

Miliki 28 Tenant, Kunjungan Masyarakat di Mal Pelayanan Publik Kendal Semakin Meningkat

Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/8/2022).

HALO KENDAL – Tren peningkatan kunjungan di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal mulai nampak di semester II tahun 2021.

Di tahun 2021 semester I, jumlah kunjungan di MPP hanya 21 orang perhari, kemudian di semester II meningkat menjadi 43 pengunjung perhari. Sedangkan di semester I tahun 2022 ini, kunjungan di MPP menjadi 63 orang per hari.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Kendal, Anang Widiasmoro, saat ditemui halosemarang.id di ruang kerjanya, Selasa (30/8/2022).

Diterangkan, tujuan kehadiran MPP adalah memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan kemanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Selain itu, untuk meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di Indonesia. Prinsip yang dianut dalam Mal Pelayanan Publik yaitu keterpaduan, berdayaguna, koordinasi, akuntabilitas, aksebilitas dan kenyamanan.

“Memang di Kabupaten Kendal sudah ada progres dan kita terus berproses untuk optimalisasi itu. Kemudian ada dinamika dari pergeseran tenant. Contoh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pelayanan data, itu tidak menempatkan SDM disini, tapi sistemnya yang ditempatkan disini,” terangnya.

Hal tersebut menurut Anang, merupakan salah satu trobosan supaya pelayanan tetap berjalan dan tidak merepotkan instansi tersebut.

Disebutkan, saat ini di MPP Kendal terdapat 28 pelayanan tenant. Yang paling banyak dikunjungi adalah Bapenda dan PTSP.

“Para tenant yang tidak bisa tiap hari menempatkan petugasnya di sini, bisa dengan sistem periodik. Contoh Kantor Pajak Pratama, mereka tidak bisa tiap hari disini, tapi sistemnya yang ada disini. Dengan admin user khusus pendaftaran NPWP. Jadi hanya dua atau tiga hari KPP menempatkan petugasnya di MPP,” jelas Anang.

Dirinya menambahkan, dengan adanya MPP adalah tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu, baik pusat maupun daerah serta pelayanan BUMN/BUMD dan swasta, dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.

Namun, Anang juga mengungkapkan, banyaknya faktor terkait dengan penempatan layanan disini dan instansi induk, dan itu yang menjadi fokus pihaknya.

“Kami sudah berproses, dan melakukan monitoring dan evaluasi setiap semester dua kali. Mungkin di akhir semester di triwulan ini, kita coba ada rujukan teknis. Supaya ada pelayanan yang khusus disini. Jadi ini sangat membantu kami dalam optimalisasi MPP,” ungkapnya.

Anang menambahkan, beberapa instansi vertikal juga sudah ditembusi, diantaranya Samsat. Tapi karena kantor layanan Samsat dengan MPP terlalu dekat, sehingga diambil jalan tengah.

“Sistem pendaftarannya di kita, tapi untuk pengawasannya tetap di sana. Intinya kita hanya membantu supaya semua masyarakat bisa terlayani dengan baik,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Anang, pergeseran penambahan tenant, ini juga dinamisasinya berjalan. Misalnya Pengadilan Agama Kendal dan Kejaksaaan Negeri Kendal, yang baru saja bergabung. Tentu menurutnya ada beberapa layanan yang bisa dikerjakan di MPP ini.

“Ke depan kami juga bekerjasama dengan pihak Polres Kendal, terkait laporan kehilangan. Mungkin juga bisa terkait pelayanan SIM Keliling, yang segera akan kita siapkan infrastrukturnya,” lanjutnya. (HS-06.

Susul Prestasi Angkat Besi, Angkat Berat Kota Semarang Juga Juara Umum Pra Porprov 2022

Bangunan Utama Makam KH Sholeh Darat Mulai Dikerjakan, Disperkim Tetap Buka Akses Bagi Peziarah