HALO KENDAL – Bulan Agustus menjadi waktu istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia. Di mana banyak kegiatan yang digelar untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain upacara dan lomba-lomba, masyarakat juga antusias mengikuti acara karnaval atau pawai.
Seperti dilakukan warga Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal yang menggelar kegiatan karnaval dalam rangka HUT ke-78 RI, Sabtu siang (19/8/2023).
Ribuan orang, baik tua maupun muda dan siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar Kecamatan Cepiring berpartisipasi mengikuti karnaval dengan mengelilingi Desa Karangayu.
Warga tampak berlomba-lomba menunjukkan kreativitasnya dari masing-masing RT maupun RW. Bukan hanya tampil keliling menggunakan beragam busana unik, tapi juga banyak yang menunjukkan kreativitas dengan membawa berbagai miniatur dan hiasan-hiasan lainnya.
Mulai dari miniatur masjid, miniatur kapal dan lain-lain, hingga ada replika mobil slender untuk meratakan tanah dan aspal jalan.
Hiasannya mulai dari tema kemerdekaan hingga menghias beragam hasil panen. Ada lagi yang tampil berjalan kaki dengan busana bak pejuang, bak aparat dan bak perawat kesehatan, serta berbagai busana adat daerah.
Selain diiringi dengan penampilan drum band siswa-siswi SD setempat, dalam mengikuti karnaval, warga juga membawa sound system dengan musik yang sedang digandrungi untuk mengiringi peserta karnaval.
Para peserta karnaval nampak saling memamerkan kreatifitas dalam gerak dan tari sesuai alunan dari musik yang keluar dari sound system.
Tak pelak, karnaval tersebut disaksikan ribuan warga Desa Karangayu dan sekitarnya. Bahkan, karnaval yang rutenya melewati jalur pantura Cepiring tersebut, sempat membuat jalur tersendat.
Namun berkat kesigapan aparat gabungan, baik dari Polsek Cepiring maupun Koramil Cepiring serta melibatkan Linmas dan ormas, tidak menjadikan kemacetan jalur Pantura Utama Kendal tersebut, bahkan kegiatan berlangsung lancar dan aman.
Salah satu peserta karnaval, Andra mengaku, meski capek karena harus berjalan beberapa kilometer, namun dirinya merasa senang bisa mengikuti karnaval.
Siswa kelas VI SDN 1 Karangayu dalam karnaval tersebut bertindak sebagai pembawa drum bass besar dalam kelompok drum band, dan ia mengaku senang dan tidak merasa lelah.
“Saya senang kok, bersama teman-teman mengikuti karnaval ini. Apalagi banyak orang yang menonton, saya jadi tambah semangat,” ungkap Andra.
Sementara salah seorang warg Cepiring, Ahmad Syaifudin mengatakan, ia bersama keluarganya sengaja ingin menonton kegiatan karnaval. Karena menarik dan menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bangsa di HUT ke-78 RI.
“Sudah seharusnya semua anak bangsa, meneladani nilai-nilai kejuangan para pahlawan dalam kehidupan nyata. Semangat untuk bergotong royong dalam kehidupan sehari-hari, serta bangga dan karya anak bangsa sendiri. Itu bisa diwujudkan dalam karnaval ini,” ungkapnya.(HS)