HALO KENDAL – Warga Dusun Bugel Wetan, Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas yang terluka dan bersimbah darah, Minggu pagi (27/11/2022) sekira pukul 05.15 WIB.
Warga bernama Jema’in (44), yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang sate, berdomisili di Dusun Bugel wetan RT 02 RW 01 Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh yang melaporkan penemuan orang dalam keadaan luka tanpa identitas di samping rumahnya tersebut.
Dijelaskan, pagi itu dirinya keluar rumah hendak belanja ke pasar. Kemudian mendapati ada orang tergeletak dalam keadaan terluka di samping rumahnya sebelah timur atau sebelah kiri.
Kemudian Jema’in memberitahukan kepada warga lain, yakni tetangganya yang bernama Purwanto dan Lulus selaku Ketua RT 02 RW 01. Warga pun kemudian melaporkan penemuan ini kepada perangkat desa.
Dikatakan, sebelumnya pada hari Minggu (27/11/2022) sekira pukul 04.00 WIB, Jema’in yang berada di dalam rumah mendengar suara seperti letusan petasan dan keributan atau perkelahian massal di jalan pantura depan rumahnya.
Sementara, Nanang Perangkat Desa Gemuh yang mendapat laporan dari warga dan RT, kemudian melaporkan kepada pihak Polsek Gemuh untuk ditindak lanjuti.
“Pagi itu pintu rumah saya diketuk oleh Pak Lulus selaku Ketua RT 02 RW 01, yang melaporkan adanya penemuan orang meninggal dunia dengan luka di samping rumah bapak Jema’in. Kemudian saya menghubungi Polsek Gemuh untuk ditindaklanjuti,” ujar Nanang kepada Halosemarang.id, Minggu (27/11/2022).
Saat petugas melakukan pemeriksaan lokasi kejadian, ditemukan barang bukti berupa dua buah senjata tajam menyerupai parang dengan panjang sekira satu meter di parit pinggir jalan pantura Dusun Bugel Wetan RT 02/ RW 01 Desa Pucangrejo.
Saat ini kasusnya sudah ditangani Inafis Polres Kendal, dan jenazah dikabarkan sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(HS)