HALO KENDAL – Para penggemar ikan hias mendatangi Pameran Ikan Hias, yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal, di salah satu agrowisata di Kendal, Sabtu-Minggu (26-27/11/2022). Ratusan jenis ikan, dipamerkan oleh berbagai komunitas pecinta ikan hias di Kendal.
Di antaranya komunitas ikan Guppy, ikan Koi Kaliwungu, Boja Aquascape Community, Kendal Reefer Community, Aquascaper Bina Utama, juga Exotic Weleri, dan komunitas lainnya.
Kepala DKP Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, kegiatan digelar bertujuan untuk menggeliatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya bagi para pebisnis ikan di Kendal. Harapannya, dengan pameran ini, dapat mengangkat potensi ikan hias dari para UMKM, sehingga bisa memajukan perekonomian masyarakat.
“Ya selama dua tahun kita terkena imbas pandemi. Tentunya sektor ekonomi para pebisnis ikan hias juga terdampak. Dengan diadakannya pameran ini, bisa menggeliatkan lagi pelaku UMKM ikan hias, sehingga perekonomiannya menjadi lancar kembali,” ujarnya, Minggu (27/11/2022).
Selain itu, lanjut Hudi, pameran dalam rangka menumbuhkan minat masyarakat untuk membudi daya ikan hias.
“Memelihara ikan hias banyak manfaatnya. Selain untuk bisnis juga bisa menghilangkan stres. Maka dengan digelarnya pameran ini, masyarakat bisa berminat untuk budi daya ikan hias,” ungkapnya.
Hudi menambahkan, dalam acara pameran, pihaknya juga menyediakan berbagai hadiah doorprize produk elektronik bagi para pengunjung yang beruntung.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Joshua (12) warga Kendal mengaku, tujuan datang dan menyaksikan pameran ikan hias karena dirinya memang penghobi ikan hias sejak kecil. Menurutnya, kegiatan pameran sangat bagus, namun harus diperbanyak lagi item atau jenis ikannya.
“Pamerannya bagus, tapi item ikannya harus diperbanyak. Saya lihat, hanya ada jenis predator yang sudah biasa, seperti arwana, orcar dan channa saja, harusnya diperbanyak lagi,” ujar Joshua.
Salah seorang peserta pameran, Nur Cholis dari Cepiring berharap, ke depan untuk event pesertanya bisa lebih banyak. Terutama komunitasnya. Pasalnya penggemar ikan hias di Kendal cukup bagus.
Ia pun berharap, dalam pameran juga dilakukan kontes yang terbaik dengan penjurian. Sehingga para pedagang atau pebisnis ikan hias bisa lebih bersemangat.
“Ya masih kurang, komunikasi antara komunitas dan pedagang ikan hias di Kendal dengan dinas terkait. Apalagi pameran digelar kedua, sejak terakhir pameran tahun 2019 lalu,” ujar Nur Cholis.(HS)