HALO PATI – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengharapkan Haul Bupati Juwana I-XIII, dapat memberikan gambaran bagi masyarakat, khususnya generasi penerus di Pati dan Juwana, agar tetap melestarikan budaya dan sejarah yang dimiliki.
Hal itu dikatakan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Minggu (5/3/2023), saat memberikan sambutan, sebelum kirab pusaka dan sunsungan Kabupaten Juwana dalam rangka haul Bupati Juwana.
Haul Bupati Juwana I-XIII biasanya dilaksanakan setiap tahun, walaupun pada 2021 dan 2022 tidak dapat digelar lantaran ada wabah Covid-19.
Pelaksanaan haul serta kirab budaya tahun ini, lanjut Henggar, diharapkan dapat memberikan gambaran kepada generasi muda di Pati dan Juwana, agar tetap melestarikan budaya dan sejarah yang dimiliki.
“Ini adalah tentang bagaimana memberikan pelajaran bagi anak cucu kita semuanya. Karena memang Kadipaten Juwana ini sudah ada sejak dahulu, yakni sekitar abad ke-17,“ kata dia, seperti dirilis patikab.go.id.
Henggar juga mengungkapkan, bahwa kegiatan kirab pusaka dalam rangka haul Bupati Juwana ini, harus berlangsung di tengah musibah banjir yang melanda Pati dan Juwana.
“Tentunya sesuai apa yang telah disampaikan ketua panitia tadi bahwa apa yang kita laksanakan, adalah sesuai rencana yang telah disusun beberapa hari sebelumnya. Terkait dengan musibah banjir yang saat ini ada, tentunya itu di luar kendali kita semua,” imbuhnya.
Sementara itu ketua panitia haul Bupati Juwana, Suriyanto mengatakan bahwa kegiatan haul ini memang sudah direncanakan jauh-jauh hari dan dilaksanakan setiap tahunnya.
Biasanya kirab budaya ini dimanfaatkan masyarakat Juwana sebagai ajang nguri-nguri budaya dan saling mempererat silaturahmi.
Kirab budaya ini adalah nguri-nguri leluhur, dan biasanya dilaksanakan setiap tahun.
“Tapi hari ini, saya mohon maaf ya karena bersamaan dengan musibah banjir,” kata dia.
Kegaiatan ini sudah ter-planning, sehingga budaya kirab tetap dilaksanakan.
“Tetapi tentu tidak mengurangi rasa kepedulian kami kepada masyarakat terdampak banjir. Sekali lagi kami mohon maaf,” ungkap Suriyanto.
Bersama Forkopimda Kabupaten Pati, Kerabat Keraton Surakarta dan Putu Wayah Bupati Juwana, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan istri kemudian menaiki kereta kuda menuju Astana Jatisari Bupati Juwana yang terletak di Jalan Mangkudipuro Desa Growong Kidul Juwana. (HS-08)