HALO CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap mendorong mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Sherly Dyah Permanasari, ketika mewakili Bupati, hadir dan menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Serulingmas Cilacap Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (11/9/2025).
Sherly membawakan materi bertema “Membangun Pribadi yang Berkualitas melalui Pemanfaatan dan Etika Penggunaan Media Sosial yang Terarah.”
Menurut Sherly, media sosial kini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, dapat menjadi sarana memperluas wawasan, membangun jaringan, dan menampilkan prestasi.
Namun di sisi lain, media sosial juga bisa menghadirkan dampak negatif bila digunakan tanpa etika dan kesadaran hukum.
“Mahasiswa harus memahami bahwa regulasi seperti Undang-Undang Hak Cipta, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, hingga Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sudah mengatur penggunaan ruang digital. Karena itu, sikap bijak mutlak diperlukan,” kata Sherly, saat menjadi pembicara di kamus yang terletak di Jalan Raya Maos, Cilacap itu.
Ia menegaskan, generasi muda dituntut mampu menjadi duta anti-hoaks, menjaga sopan santun, serta membangun personal branding yang sehat di dunia maya.
“Saring sebelum sharing. Mari jadikan ruang digital kita tetap sehat, aman, dan produktif,” kata dia, seperti dirilis cilacapkab.go.id.
PKKMB Stikes Serulingmas ini merupakan ajang mahasiswa baru mengenal budaya akademik sekaligus membangun pondasi menuju keberhasilan studi.
Pihak kampus menekankan, orientasi bukan sekadar seremonial, melainkan gerbang pembentukan karakter mahasiswa kesehatan yang berintegritas, kredibel, dan berkarakter kuat.(HS-08)