HALO GROBOGAN – Sejumlah kepala desa, lurah, dan camat di Grobogan yang berhasil melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB – P2) paling cepat tahun ini, mendapat penghargaan dari Bupati Grobogan, berupa sepeda motor.
Penghargaan diserahkan Bupati Grobogan, Sri Sumarni, dalam Rakor Percepatan Penarikan PBB-P2, di Gedung Riptaloka, belum lama ini.
Ada enam desa yang mendapat hadiah utama sepeda motor tersebut. Desa-desa itu rata-rata lunas PBB pada bulan Februari 2022.
Untuk wilayah Kecamatan Gabus, penghargaan diberikan kepada Desa Suwatu dan Desa Karangrejo.
Hadiah berupa sepeda motor, juga diperoleh dua desa di Kacamatan Karangrayung, yakni Desa Dempel dan Desa Mojoagung.
Adapun dua desa lainnya adalah Desa Karangsari di Kecamatan Brati dan Desa Kradenan di Kecamatan Kradenan.
Sedangkan untuk kelurahan, adalah Kelurahan Grobogan di Kecamatan Grobogan, dan Kelurahan Wirosari di Kecamatan Wirosari, yang masing-masing lunas PBB P2 pada pertengahan Agustus dan Oktober 2022.
Adapun lima kecamatan yang mendapatkan hadiah utama sepeda motor, diraih oleh Kecamatan Kedungjati, Kecamatan Grobogan, Kecamatan Ngaringan, Kecamatan Gabus, dan Kecamatan Godong.
“Saya sangat senang mendapat hadiah motor ini, mudah-mudahan bermanfaat dan akan kami gunakan sebagai kendaraan operasional di kantor. Dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di wilayah kami yang telah membayar pajak lebih awal dan ke depan harapan kami hal semacam ini terus ditingkatkan, terutama hadiahnya agar ditambah lebih banyak,” kata Camat Ngaringan, Joko Widodo, yang telah memperoleh hadiah motor.
Kepala BPPKAD Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, menyebutkan ketetapan pokok PBB-P2 tahun 2022 sebesar Rp 38.053.055.195.
Sedangkan di tahun 2023, sebesar Rp 43.155.682.214, atau ada kenaikan sebesar Rp 5.102.627.019 atau naik 11,82 persen.
Namun dalam upaya penarikan PBB P2 Tahun 2022, cukup banyak permasalahan yang dihadapi, di antaranya, belum tersedianya loket-loket pembayaran PBB-P2 di setiap kecamatan, masih adanya Kepala Desa yang memakai uang setoran PBB-P2 dari masyarakat, dan kurang tersedianya petugas pungut pajak di tingkat kelurahan.
Berbagai inovasi dan langkah strategi terus dilakukan oleh BPPKAD dalam upaya mendongkrak dan mempercepat pelunasan PBB-P2 tahun 2023.
Di antaranya dengan inovasi Barcode SPPT PBB-P2, Layanan One Day Service dan inovasi lainnya.
“Memang kami menyadari dalam penarikan pajak ini banyak berbagai kendala, diantaranya belum tersedianya loket-loket pembayaran PBB-P2 di setiap kecamatan dan permasalahan lainnya. Namun, kami mencoba memberikan inovasi-inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, diantaranya dengan adanya inovasi Barcode SPPT PBB P2, kemudian layanan One Day Service dan inovasi yang lainnya,” jelas Anang, seperti dirilis setda.grobogan.go.id.
Bupati Grobogan, Sri Sumarni, memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih pada masyarakat Kabupaten Grobogan dan juga memberikan apresiasi pada enam perusahaan dan PPAT yang telah melunasi pajak lebih awal dan memberikan kontribusi atau sumbangan pajak terbesar tahun 2022.
“Saya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih pada para wajib pajak yang telah melunasi pajaknya. Saya juga mengucapkan terima kasih pada perusahaan-perusahaan besar di Grobogan dan para PPAT atas kontribusinya dalam memberikan sumbangan pajak. Ke depan, saya mengusulkan kepada para pemungut pajak agar diberikan apresiasi atau hadiah agar mereka lebih bersemangat dalam bekerja,” tegas Bupati Grobogan.
Adapun perusahaan-perusahaan dan PPAT tersebut adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Harjowinangun, PT Azam Laksana Intan Buana Sugihmanik, PT Japfa Comfeed Indonesia Tanjungharjo Ngaringan, Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi, PT Malindo Feed Mill Harjowinangun, dan PT Pungkook Indonesia One Wirosari.
Adapun IPPAT dan PPAT atas nama, Suyatno, Made Linggarasih, Hadi Suwignyo, Endang Sriwukiryatun, Moch Farchan Ali Imron, dan Erni Kusmiyati. (HS-08)