in

LoveHeals: Saat Musik Menjadi Pelukan bagi Pejuang Kanker

Para pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Semarang, selaku Koordinator Jawa Tengah.

NADA-NADA cinta dan kepedulian akan menggema di Kota Semarang pada Februari mendatang. Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Semarang selaku Koordinator Jawa Tengah bersiap menggelar Konser Amal LoveHeals, sebuah perhelatan musik yang didedikasikan untuk mendukung keberlangsungan Rumah Singgah YKI bagi para pejuang kanker.

Konser LoveHeals digelar dalam rangka memperingati World Cancer Day sekaligus Bulan Dana YKI. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, di Marina Convention Center, Kota Semarang.

Tak sekadar konser, LoveHeals dirancang sebagai ruang berbagi empati. Grup musik legendaris Kahitna dan Pagiboeta akan tampil sebagai pengisi acara utama, menghadirkan pertunjukan yang diharapkan mampu menggerakkan hati masyarakat untuk turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

Ketua YKI Cabang Semarang, Dr dr Eko Adhi Pangarsa, SpPD-KHOM, FINASIM, menjelaskan bahwa konser ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi pasien kanker yang menjalani pengobatan di Semarang, khususnya mereka yang datang dari luar kota dan memiliki keterbatasan ekonomi.

“Konser LoveHeals ini kami gagas sebagai kegiatan penggalangan dana yang sepenuhnya didedikasikan untuk Rumah Singgah YKI di kawasan Puri Anjasmoro. Selain itu, Februari juga dikenal sebagai Bulan Kanker Dunia, sehingga momentum ini kami manfaatkan untuk mengajak masyarakat lebih peduli,” ujar dr Eko dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan melalui konser LoveHeals sangat sederhana, namun sarat makna.

“Kalau dirangkum dalam satu kalimat, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memberikan perhatian dan rasa sayang kepada para penderita kanker,” katanya.

Melalui konser amal ini, YKI Cabang Semarang membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat. Dr Eko menegaskan, dukungan sekecil apa pun sangat berarti bagi keberlangsungan hidup para pejuang kanker.

“Kalau masyarakat hanya bisa melakukan satu hal sederhana, dukungan dana adalah yang paling berdampak. Dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan oleh pasien kanker,” lanjutnya.

Seluruh hasil penggalangan dana dari Konser Amal LoveHeals akan disalurkan untuk mendukung operasional Rumah Singgah Yayasan Kanker Indonesia (YKI) serta berbagai program pendampingan pasien kanker di Jawa Tengah.

Saat ini, Rumah Singgah YKI Cabang Semarang memiliki kapasitas sekitar 18 kamar. Sebelum pandemi, satu kamar dapat diisi oleh dua pasien. Namun pascapandemi, dengan penerapan prinsip kesehatan, satu kamar kini dikhususkan untuk satu pasien atau satu pendamping.

Adapun penghuni rumah singgah merupakan pasien kanker yang berasal dari luar kota dan menjalani pengobatan di berbagai rumah sakit di Semarang, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, seperti RSUP Dr Kariadi, RS Tugu, RSWN, dan rumah sakit lainnya.

Lebih jauh, dr Eko menegaskan bahwa kanker bukan lagi isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

“Jumlah penderita kanker akan terus bertambah, dan mereka ada di sekitar kita. Karena itu, kita harus hadir bersama-sama, baik dalam upaya pencegahan maupun dalam mendukung mereka yang sedang berjuang,” tandasnya.

Informasi terkait pembelian tiket serta partisipasi tenant Konser Amal LoveHeals dapat diakses melalui akun Instagram resmi YKI Semarang.(HS)

Kendal Teratas Realisasi Investasi Jateng 2025, Lampaui Kota Semarang dan Demak

Evaluasi Kinerja Polri, Komisi III DPR : Pendekatan Represif Turunkan Kepercayaan Masyarakat