in

Kabut Asap Selimuti Kalteng, Kemenag Kalteng dan Umat Buddha Bagikan Masker pada Pengguna Jalan

Umat Buddha bagikan masker di di Kota Palangka Raya, Kalteng untuk membantu warga yang terkena paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, bersama Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Kalimantan Tengah, menggelar aksi sosial berupa bagi-bagi masker, kepada pengguna jalan di Kota Palangka Raya.

Aksi sosial itu lantaran Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kalimantan Tengah, termasuk di Kota Palangka Raya.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Kalteng, Partiyem mewakili Kakanwil Kemenag Kalteng, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Kementerian Agama bersama umat Buddha terhadap masyarakat yang menghadapi kondisi udara tidak sehat akibat kabut asap.

“Dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik seperti saat ini, kita mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan. Pembagian masker ini memang sederhana, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kita kepada masyarakat,” ujar Partiyem, seperti dirilis kemenag.go.id.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak sehat serta menggunakan masker sebagai salah satu upaya perlindungan diri dari paparan udara yang tidak sehat.

“Kami berharap masker yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat mengurangi risiko paparan udara yang tidak sehat. Ini juga menjadi momentum bagi kita untuk saling peduli dan bergotong royong menghadapi kondisi yang sedang terjadi,” tambahnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial Bimas Buddha bersama organisasi keagamaan Buddha di Kalimantan Tengah. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa peran umat Buddha tidak hanya hadir dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga dalam merespons persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Dengan pembagian masker kepada pengguna jalan diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi persoalan lingkungan, sekaligus mendorong kepedulian sosial lintas elemen masyarakat di Kalimantan Tengah. (HS-08)

 

 

 

 

Karnaval hingga Gunungan Hasil Bumi, Warga Semarang Rayakan Kemerdekaan dengan Gotong Royong

MTQ Nasional di Semarang, 2.242 Peserta dari Seluruh Indonesia Ikut Ambil Bagian