HALO SEMARANG – Prestasi di tingkat nasional terus ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Kini prestasi itu ditorehkan oleh mahasiswa-mahasiswa Program Studi (Prodi) D-4 Film dan Televisi (FTV). Lima mahasiswa dari prodi tersebut berhasil menyabet berbagai prestasi di bidang film pendek pada ajang Semarang Gawe Film (SGF) 2022.
Prestasi-prestasi yang berhasil dibawa pulang oleh mahasiswa Udinus yakni predikat sebagai film terbaik yang diperoleh oleh film berjudul “Potret Lara” yang langsung di produser oleh Vashti Bidadari Taletha Thea Yulianto. Sementara untuk Predikat juara 2 dan 3 sebagai penyutradaraan film terbaik di ajang itu diperoleh oleh Taufik Nabila dengan karyanya “Anglocita” dan Alvin Rusdiansyah dengan karyanya “Love Algorithm”.
Predikat juara 3 kategori Penyunting Gambar dan Sinematografi terbaik disabet oleh Ivan Valentius dengan karya berjudul “The Last Sunset”. Juara 3 penulis naskah terbaik berhasil disabet oleh Olivia Azora Monenda dengan karya berjudul “Ku Kira Film Ternyata Kisahku”. Setiap film karya FTV Udinus diisi sekitar 20 mahasiswa dengan berbagai tugasnya masing-masing.
Dalam wawancaranya, Sutradara Film “Potret Lara” peraih predikat terbaik di ajang Semarang Gawe Film 2022, Vashti Bidadari Taletha Thea Yulianto mengaku tak menyangka film yang ia produksi bersama tim mampu meraih predikat film terbaik. Ia menceritakan dalam film itu mengambarkan perjuangan seorang ibu yang menjadi seorang ‘single parents’ dalam merawat dan mendidik anak hingga tumbuh dewasa.
Dalam film garapannya, ia ingin menanamkan pesan bahwa menjadi seorang single parents bukanlah hal yang salah namun menjadi hal yang baik dan penuh perjuangan.
“Produksi Film Potret Lara ini, kami membutuhkan waktu hingga 1 bulan dari mulai pra produksi hingga post produksi. Sekitar 21 kru yang kami libatkan dan semuanya mahasiswa, kami senang perjuangan kami berbuah manis,” jelas Vashti saat menceritakan mengenai film Potret Lara.
Ketua Prodi D4 FTV Udinus, Dr Ruri Suko Basuki MKom menyampaikan, bahwa orientasi bahan ajar yang dilakukan pada FTV Udinus berfokus agar mahasiswa dapat menghasilkan sebuah produk. Sampai saat ini tercatat sudah sebanyak 38 judul film pendek diproduksi oleh mahasiswa dengan kampus berakreditas unggul ini.
“Ke depan kami berharap dapat memproduksi film dengan durasi yang lebih dari satu jam. Prestasi di awal tahun ini sebagai langkah kami untuk terus mencetak mahasiswa yang berkualitas,” ucapnya.
Ajang Semarang Gawe Film 2022 diikuti ratusan peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa dan berbagai film pendek dilombakan di sana. Sebagai Prodi yang berkecimpung di dunai perfilman, para mahasiswa Prodi D-4 FTV Udinus telah mendapatkan berbagai prestasi, satu di antaranya Candra Mohammad Wisnu sebagai sutradara terbaik dan Muhamad Amthor Rizqi sebagai penata suara terbaik di Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) 2019 beberapa waktu lalu.
Dekan Fakultas Ilmu Komputer Udinus, Dr Guruh Fajar Shidik SKom, MCs berbangga dengan prestasi dari mahasiswa-mahasiswa Prodi D-4 FTV Udinus. Ia pun berharap prestasi ini dapat ditularkan kepada mahasiswa lainnya.
“Kami ucapkan selamat untuk seluruh mahasiswa yang mampu mengharumkan nama Udinus di dunia perfilman tanah air. Kami harap mahasiswa Udinus yang berhasil juara di ajang Semarang Gawe Film 2022 tak berpuas diri, tetap terus berprestasi dan mampu memproduksi film yang berkualitas,” tutup Dekan FIK Udinus.(HS)